Arumi Bachsin Ungkap Kunci Emil Dardak Fokus Berkarier

- Senin, 01 Desember 2025 | 23:10 WIB
Arumi Bachsin Ungkap Kunci Emil Dardak Fokus Berkarier

Arumi Bachsin Bicara Soal Kunci Karier Emil Dardak: "Dia Tak Pusing Ngurusin Anak"

Arumi Bachsin akhirnya angkat bicara. Kali ini, ia menyoroti satu hal yang menurutnya sangat mendukung kesuksesan karier sang suami, Emil Dardak. Rahasianya sederhana, tapi butuh komitmen: pembagian peran yang jelas di rumah tangga mereka.

Menurut Arumi, ia sengaja mengambil porsi lebih besar dalam mengurus anak-anak. Dengan begitu, Emil bisa benar-benar fokus bekerja tanpa terusik urusan domestik. "Mas Emil bisa bagus karirnya karena dia tidak pusing ngurusin anak-anak. ada saya," ujarnya.

Tapi begitu, Arumi menegaskan ini bukan soal ketimpangan. Ini murni kesepakatan berdua sebagai pasangan yang saling pahami kebutuhan masing-masing.

"Tapi di satu sisi saya juga masih bisa berkarir ataupun punya aktivitas di luar rumah, karena Mas Emil memfasilitasi babysitter,"

Ia menambahkan hal itu diungkapkannya dalam sebuah obrolan di YouTube, Senin (1/12) lalu.

Di sisi lain, Arumi juga merasa didukung penuh. Meski memegang peran utama di rumah, Emil justru memberi ruang dan fasilitas agar istrinya tetap bisa berkarya. Ia merasa hubungan mereka berjalan seimbang karena ada timbal balik.

"Mas Emil in every ee di setiap momen aku mau berkembang itu tuh bukan hanya di-support, bukan hanya dikasih ruang, tapi difasilitasi,"

Karena dapat kebebasan yang sama, Arumi pun merasa wajar untuk melakukan hal serupa bagi Emil. Pola ini, katanya, justru membuat hubungan mereka efisien dan sehat. Keduanya bisa berkembang.

Arumi lalu menyentuh soal tekanan dari luar. Ia menyoroti bagaimana media sosial sering memaksakan standar "suami ideal" yang menurutnya nggak realistis. Tidak semua keluarga harus sama polanya.

"Kita sangat terdistraksi sama sosial media dan other people's life,"

Ia memberi contoh. Di media sosial, suami idaman sering digambarkan sebagai pria yang siap siaga ganti popok atau berjaga malam. Emil bukan tipe seperti itu. Tapi, itu tak lantas membuatnya jadi pasangan yang buruk.

"(Misal disebut suami) Idaman itu adalah suami yang siap siaga, istrinya lagi tidur, bapaknya harus ganti pampers, dia (Emil) bukan yang aktif (membantu),"

Kalau cuma fokus pada satu sisi itu, Arumi mengaku justru akan melihat Emil sebagai sosok yang tak sempurna. Padahal, perhatian suaminya datang dalam bentuk lain. Bagi Arumi, dukungan Emil bukan selalu soal terlibat fisik, tapi lebih pada memastikan hidup istrinya lebih mudah.

"(Tapi) Ini menghadirkan babysitter,"

Intinya, dengan pola bagi peran yang mereka sepakati, kedua belah pihak justru merasa terbantu untuk maju. Itu yang penting.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar