Persija Incar Konsistensi Usai Pesta Gol, Hadapi PSBS dengan Skuat Tak Lengkap

- Sabtu, 18 April 2026 | 05:15 WIB
Persija Incar Konsistensi Usai Pesta Gol, Hadapi PSBS dengan Skuat Tak Lengkap

SLEMAN – Pesta gol melawan Persebaya pekan lalu masih terasa. Nah, Persija Jakarta kini ingin melanjutkannya. Mereka akan bertandang ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (18/4/2026) malam nanti, untuk menghadapi PSBS Biak dalam lanjutan Liga Super 2025-2026.

Kemenangan 3-0 yang meyakinkan itu jelas menyuntikkan kepercayaan diri. Macan Kemayoran seolah menemukan momentum yang pas untuk mendorong posisi mereka di klasemen. Ingat saja, di pertemuan pertama musim ini, mereka juga menghajar PSBS dengan hattrick Emaxwell Souza. Dominasi itu pasti ingin diulang.

Pelatih Mauricio Souza punya pesan jelas: jangan puas. Dia menekankan, kunci utama sekarang adalah konsistensi. Bukan cuma bermain bagus sepuluh menit, tapi harus bertahan sepanjang laga.

“Kami harus fokus total. Setiap pertandingan sekarang ini rasanya seperti final,” ujarnya dalam konferensi pers, seperti dikutip dari situs resmi klub.

“Harapannya, saat turun ke lapangan, kami bisa mengeksekusi semua yang sudah dilatih. Pertahankan level permainan itu selama 90 menit penuh. Kalau berhasil, saya yakin kami akan menjadi tim yang sulit dikalahkan.”

Namun begitu, Persija tak datang dengan skuad lengkap. Ada beberapa nama penting yang dipastikan absen. Shayne Pattynama masih dalam pemulihan usai sakit. Mauro Zijlstra belum pulih dari cedera. Sementara Witan Sulaeman mengalami masalah pada jari kakinya. Belum lagi Hanif Sjahbandi yang masih terparkir karena cedera lutut.

Meski didera absensi, Mauricio yatim motivasi timnya tidak surut. Dia menilai laga ini punya arti penting.

“Pemain-pemain yang ada di sini punya motivasi besar. Mereka paham betul pentingnya pertandingan ini. Saya harap kami bisa tampil luar biasa,” tuturnya.

Di sisi lain, situasi lawan memang sedang terpuruk. PSBS Biak terhuyung-huyung dengan lima kekalahan beruntun. Posisi mereka di klasemen jelas tidak nyaman dan penuh tekanan.

Tapi, Mauricio melarang anak asuhnya untuk meremehkan keadaan itu. Dia justru mengingatkan bahwa tim yang terpojok seringkali berbahaya.

“Kami tahu performa PSBS musim ini kurang baik. Tapi saya kenal tim ini, saya tahu ada beberapa pemain berkualitas di sana,” katanya, mencoba melihat sisi lain.

“Mereka mungkin belum dapat hasil maksimal, tapi kualitas individu itu tetap ada.”

Ada satu hal lagi yang selalu dia waspadai. Menurutnya, setiap tim yang menghadapi Persija seperti mendapat suntikan adrenalin ekstra. Nama besar ibukota selalu menjadi target.

“Lawan Persija, motivasi mereka pasti melonjak. Semua ingin memberikan yang terbaik, dan tentu saja ingin menang. Saya yakin PSBS akan datang dengan mental seperti itu.”

“Jadi, kami harus benar-benar siap. Kemenangan atas Persebaya itu sudah jadi kenangan. Laga nanti adalah cerita baru yang harus kami tulis dengan fokus penuh.”

Modal kepercayaan diri dan ketajaman serangan sudah ada. Tinggal satu hal: bisa konsisten atau tidak. Tiga poin di Maguwoharjo tidak akan datang dengan sendirinya. Persija harus merebutnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar