Polisi berhasil membekuk tiga orang remaja yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan yang menewaskan seorang pemuda berinisial HNW (16) di kawasan Underpass Tambun, Desa Mekarsari, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026, dini hari dan menggegerkan warga sekitar.
Wakapolsek Tambun Selatan, AKP Kukuh Setio Utomo, mengungkapkan bahwa tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Tambun Selatan dan Satreskrim Polres Metro Bekasi bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasilnya, aparat berhasil mengidentifikasi para pelaku yang masih di bawah umur, yakni NU (16), F (16), dan A (19), serta satu orang lainnya yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO) berinisial B.
"Unit Reskrim Polsek Tambun Selatan bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan sehingga berhasil mengungkap para pelaku berinisial NU (16), B (DPO), F (16), dan A (19)," kata Kukuh dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).
Kronologi kejadian bermula ketika para pelaku berkumpul di sekitar Underpass Tambun. Dalam situasi tersebut, pelaku A disebut-sebut sebagai inisiator yang mengajak rekan-rekannya untuk melakukan aksi penyerangan. Pelaku A bahkan telah menyiapkan senjata tajam jenis celurit, sementara NU, F, dan B masing-masing mengambil senjata tajam yang telah disediakan.
"Pelaku A sudah menyiapkan senjata tajam jenis celurit, lalu pelaku NU, F, dan B mengambil senjata tajam masing-masing," ujarnya.
Tidak lama kemudian, korban HNW bersama sejumlah rekannya melintas dan terlihat oleh para pelaku. Tanpa basa-basi, kelompok tersebut langsung mengejar korban dan teman-temannya sambil mengacungkan celurit. Dalam pengejaran itu, NU disebut sebagai eksekutor yang menyabetkan celuritnya ke arah korban.
"Kemudian pelaku NU menyabetkan celuritnya ke korban inisial HNW dan mengenai bagian kepala sebelah kanan hingga korban terjatuh," ungkap Kukuh.
Akibat sabetan senjata tajam tersebut, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan tak sadarkan diri. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak tertolong. Hingga saat ini, polisi masih memburu satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri, sementara ketiga tersangka yang ditangkap kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Artikel Terkait
Polri Mulai Operasi Patuh 2026, Pengendara yang Lepas Plat Nomor hingga Main HP Jadi Sasaran Utama
Pria Diduga Hendak Curi Kotak Amal Masjid di Bogor Ternyata ODGJ, Damai dengan Keluarga
Pengemudi Fortuner Diamuk Massa Usai Cekcok dengan Pengendara Motor di Tanah Abang
PDI Perjuangan Prihatin atas Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Sebut Suara Kritis Diabaikan