AS Kalah 1-2 dari Jerman di Laga Uji Coba, Pochettino Petik Pelajaran Berharga

- Minggu, 07 Juni 2026 | 16:00 WIB
AS Kalah 1-2 dari Jerman di Laga Uji Coba, Pochettino Petik Pelajaran Berharga

Timnas Amerika Serikat harus mengakui keunggulan Jerman dengan skor 1-2 dalam laga uji coba di Chicago, meskipun tampil dominan sepanjang pertandingan. Kekalahan ini menjadi ujian berharga bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino menjelang putaran final Piala Dunia 2026.

Jerman membuka keunggulan cepat melalui sundulan Kai Havertz yang memanfaatkan bola pantul dari tendangan bebas pada menit-menit awal. Gol tersebut sempat membuat Amerika Serikat kesulitan menemukan ritme permainan yang diinginkan.

Namun, seiring berjalannya waktu, tim tuan rumah mulai menunjukkan dominasi dengan agresivitas tinggi. Sergiño Dest beberapa kali merepotkan pertahanan lawan melalui penetrasi dari sisi sayap, sementara Christian Pulisic aktif menjadi motor serangan dari berbagai sektor lapangan.

Upaya keras Amerika Serikat akhirnya membuahkan hasil ketika Antonee “Jedi” Robinson mencetak gol indah melalui tendangan voli spektakuler yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut membangkitkan semangat para pendukung yang memadati stadion.

Menjelang babak pertama berakhir, Pulisic kembali mendapatkan peluang emas. Namun, rapatnya pertahanan Jerman membuat skor imbang bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua dengan kepercayaan diri tinggi, Amerika Serikat kembali menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Di sisi lain, Jerman justru mampu memanfaatkan celah melalui Leroy Sane yang melepaskan tembakan mendatar di dalam kotak penalti, membawa tim tamu unggul 2-1.

Setelah gol tersebut, kedua pelatih melakukan pergantian pemain untuk menjaga kebugaran skuad menjelang Piala Dunia. Meski tertinggal, Amerika Serikat terus berusaha keras mengejar ketertinggalan hingga menit akhir pertandingan.

Ketegangan sempat muncul ketika Tim Weah melakukan tekel keras yang memicu konfrontasi kecil antarpemain, namun insiden tersebut tidak berlanjut. Pada 15 menit terakhir, Joe Scally dan Brenden Aaronson beberapa kali mengancam gawang Jerman, memaksa kiper Oliver Baumann melakukan penyelamatan penting.

Berbagai peluang tercipta, namun gol penyama kedudukan tidak kunjung hadir hingga peluit panjang berbunyi.

Meski kalah, Amerika Serikat menunjukkan karakter kuat dan kemampuan bersaing dengan salah satu kekuatan utama Eropa. Pochettino menegaskan bahwa dengan sedikit keberuntungan dan penyelesaian akhir yang lebih efektif, hasil bisa saja berbeda.

“Kami bangga dengan semangat dan performa tim. Ini menjadi pembelajaran berharga sebelum menghadapi Paraguay di laga pembuka Piala Dunia pada 12 Juni nanti,” jelas Pochettino.

Sementara itu, Jerman akan memulai perjalanan mereka di Grup I melawan Curaçao dua hari setelah pertandingan pembuka Amerika Serikat. Laga persahabatan ini menjadi gambaran penting bagi kedua tim mengenai aspek yang harus diperbaiki sebelum kompetisi sesungguhnya dimulai.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar