Bukan starling, bukan pula gerobak listrik yang kerap hilir mudik di jalanan. Coffee truck satu ini memang punya caranya sendiri: mangkal di satu titik untuk beberapa waktu, lalu berpindah. Kalau kamu sering ke Thamrin, mungkin pernah melihatnya nongkrong di belakang gedung UOB.
Namun begitu, sejak Desember 2025, truk kopi yang menggunakan mobil VR itu sudah tak lagi di sana. Mereka memutuskan untuk hijrah ke kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. Padahal, sejak 2024 lalu, mereka terlihat betah dan menetap di lokasi Thamrin tersebut.
Alasannya? Kalah saing.
“Mobilitas masyarakat di sekitar Thamrin, kan pekerja yang serba butuh cepat, makanya lebih ramai kopi gerobakkan,” ujar Alif, salah satu barista di sana.
Dia melanjutkan, sambil menata peralatan, “Sementara kopi kita kan harus di-roasting dan dibuat dulu, bukan yang tinggal kasih es batu saja.”
Jadi, sejak akhir tahun lalu, coffee truck bernama Nomade itu mencoba peruntungan baru. Mereka sekarang bisa ditemui di depan Masjid Al-Ittihad, Jalan Condet Pejaten. Di dalam kabin VR-nya, mesin kopi dan grinder tertata rapi, disandingi dengan kulkas mini. Suasannya sederhana, tapi cukup untuk membuat secangkir kopi yang serius.
Artikel Terkait
Bapanas dan Pemprov Papua Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan
Massa Amuk Mobil Toyota Calya yang Nekat Melawan Arus di Gunung Sahari
Presiden Prabowo Sambut Antusiasme Diaspora Indonesia di UEA
Yordania Dukung Rencana Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza