Imigrasi Siapkan Koridor Khusus di Dua Bandara untuk Percepat Kepulangan Jemaah Haji

- Selasa, 02 Juni 2026 | 15:15 WIB
Imigrasi Siapkan Koridor Khusus di Dua Bandara untuk Percepat Kepulangan Jemaah Haji

Direktorat Jenderal Imigrasi telah menyiapkan fasilitas koridor khusus atau corridor gate guna mempercepat proses kepulangan jemaah haji Indonesia tanpa perlu melalui prosedur pemeriksaan keimigrasian seperti biasa. Langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para jemaah yang baru kembali dari Tanah Suci agar tidak menghabiskan waktu lama di bandara.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengungkapkan bahwa saat ini corridor gate tersedia di dua lokasi utama, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Menurutnya, dengan adanya fasilitas ini, jemaah yang tiba dapat langsung mengambil barang bawaan dan pulang tanpa melalui antrean panjang pemeriksaan paspor.

“Kami siapkan corridor gate di dua lokasi. Yang pertama di Bandara Soekarno-Hatta untuk jemaah asal Jakarta dan Lampung; serta di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, untuk jemaah asal Jawa Timur. Jadi para jemaah begitu sampai di bandara, bawa barang, bisa langsung pulang,” kata Hendarsam kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Ditjen Imigrasi menyiagakan dua corridor gate di Terminal 2. Fasilitas pertama berada di Gate F1 yang melayani kloter Jakarta-Lampung, sehingga jemaah dapat langsung melanjutkan penerbangan domestik ke Lampung dari area keberangkatan. Sementara itu, fasilitas kedua ditempatkan di area kedatangan Terminal 2 untuk melayani kloter Jakarta-Pondok Gede dan Jakarta-Bekasi.

Sejumlah petugas dan mobile unit juga disiagakan di setiap titik tersebut untuk memastikan kelancaran proses kedatangan. Layanan serupa turut diterapkan di beberapa debarkasi lain di luar dua lokasi utama tersebut.

Di Surabaya, corridor gate dipindahkan dari Terminal 2 Bandara Juanda ke Asrama Haji Sukolilo. Sistem di lokasi ini telah terhubung dengan jaringan keimigrasian yang didukung koneksi utama, jalur cadangan berbasis satelit, serta alternatif konektivitas lain guna mendekatkan pelayanan kepada jemaah.

Seluruh kesiapan debarkasi haji di Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah titik lainnya dinyatakan dalam kondisi siap beroperasi, mulai dari aspek petugas, fasilitas pemeriksaan, hingga sistem pendukung. Hendarsam menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk transformasi layanan yang tetap mengutamakan aspek keamanan.

“Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik, khususnya saat ini bagi jemaah haji Indonesia yang kembali ke Tanah Air. Harapan kami, proses kedatangan jemaah berlangsung cepat, aman, dan nyaman sehingga bisa cepat kembali berkumpul bersama keluarga di rumah. Hal ini sejalan dengan semangat ‘Imigrasi untuk Rakyat’ yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkas Hendarsam.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar