Di Hambalang, Bogor, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan penting soal kesiapan anggaran negara. Cuaca di kawasan itu terik, tapi pernyataannya justru tentang antisipasi menghadapi hal-hal yang tak terduga: bencana. Pemerintah, kata dia, sudah menyiapkan dana darurat yang cukup besar untuk tahun 2026.
Angkanya? Cukup fantastis, antara Rp53 hingga Rp60 triliun. Dana segitu sudah dianggarkan dalam APBN 2026 nanti.
Begitu penjelasan Prasetyo, Selasa lalu.
Nah, uang sebanyak itu nantinya bakal dialokasikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Konsepnya sebagai dana siap pakai. Maksudnya, dana ini bisa langsung dicairkan dan digunakan kapan saja ketika situasi darurat bencana muncul di suatu daerah. Tanpa harus menunggu prosedur berbelit.
Jelas Prasetyo lagi.
Artikel Terkait
Suzuki e Vitara Siap Meluncur, Garapan Listrik Pertama di Indonesia
Waspada Guyuran Siang Ini, Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Sedang
Masjid Negara IKN Ditargetkan Siap Sambut Ramadan 1447 H
Prasetyo Hadi Tegaskan Anggaran Rp60 Triliun untuk Pascabencana Bukan Anggaran Mati