Di Hambalang, Bogor, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan penting soal kesiapan anggaran negara. Cuaca di kawasan itu terik, tapi pernyataannya justru tentang antisipasi menghadapi hal-hal yang tak terduga: bencana. Pemerintah, kata dia, sudah menyiapkan dana darurat yang cukup besar untuk tahun 2026.
Angkanya? Cukup fantastis, antara Rp53 hingga Rp60 triliun. Dana segitu sudah dianggarkan dalam APBN 2026 nanti.
Begitu penjelasan Prasetyo, Selasa lalu.
Nah, uang sebanyak itu nantinya bakal dialokasikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Konsepnya sebagai dana siap pakai. Maksudnya, dana ini bisa langsung dicairkan dan digunakan kapan saja ketika situasi darurat bencana muncul di suatu daerah. Tanpa harus menunggu prosedur berbelit.
Jelas Prasetyo lagi.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Terkait Kasus Suap Impor
Mantan Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 9 Tahun Penjara atas Kasus Korupsi Minyak Rugikan Negara Rp285 Triliun
Lonjakan Wisatawan Asing di Batam Dorong Pengembangan Kawasan Komersial Terpadu
Dua Siswa SMA Semarang Raih Emas ISPO dengan Obat Antidiabetes dari Biji Gayam