"Kemarin saya juga sudah berkomunikasi dengan Bapak Menteri Kesehatan. Dengan demikian, Jakarta untuk mengantisipasi itu sudah kami lakukan," tuturnya.
Lalu, di mana saja kasus ini sudah ditemukan? Data per 1 Januari 2026 mencatat, delapan provinsi telah melaporkan kejadian Super Flu. Wilayah-wilayah itu adalah Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebagai informasi, Super Flu sebenarnya adalah penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyebabnya adalah virus Influenza Tipe A, subtipe H3N2 dengan varian Subclade K. Kenapa disebut "super"? Alasannya sederhana: laju penularannya yang relatif lebih cepat dibanding flu biasa. Itulah yang membuat otoritas kesehatan dan pemerintah daerah seperti Jakarta tak boleh lengah.
Artikel Terkait
Bencana November 2025: 25 Desa di Aceh dan Sumut Terhapus dari Peta
Satgas Beri Peringatan Terakhir ke 20 Perusahaan Sawit dan Tambang Penunggak Denda
Target 82,9 Juta Penerima: Program Makan Bergizi Gratis Pacu Kualitas Jelang 2026
Rizki Juniansyah Naik Jadi Kapten, 52 Medali SEA Games TNI Dibayar Kenaikan Pangkat