Motor Listrik Terancam Lesu, Aismoli Soroti Hilangnya Insentif Pemerintah

- Selasa, 06 Januari 2026 | 12:12 WIB
Motor Listrik Terancam Lesu, Aismoli Soroti Hilangnya Insentif Pemerintah

Data yang berhasil dihimpun hingga 9 Desember 2025 menunjukkan angka penyaluran sebanyak 55.059 unit. Jelas ini turun drastis, tepatnya 28,5 persen, dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 77.078 unit.

Nah, kalau kita mundur sedikit, sebenarnya tren penjualan motor listrik dalam lima tahun terakhir cukup menggembirakan. Peningkatannya bertahap. Coba lihat: di tahun 2017, populasinya cuma 32 unit. Lalu melesat jadi 2.109 unit di 2020, dan melonjak lagi ke 10.546 unit setahun setelahnya.

Angka penjualan di tahun 2022 masih berkutat di belasan ribu, tepatnya 17.198 unit. Perubahan signifikan baru terjadi di 2023. Saat subsidi Rp 7 juta per unit mulai digulirkan, penjualan langsung meroket jadi 62.409 unit. Momentum itu berlanjut di 2024 dengan capaian 77.078 unit.

Dengan semua perjalanan itu, total populasi motor listrik di dalam negeri kini diperkirakan telah menyentuh angka 225.647 unit. Sayangnya, data ini tidak merinci apakah angkanya murni unit baru atau sudah termasuk hasil konversi dari motor konvensional.


Halaman:

Komentar