BARCELONA – Kemenangan 2-0 atas Espanyol di jornada 19 Liga Spanyol seharusnya jadi momen bahagia. Tapi, coba tanya Hansi Flick. Wajah pelatih Barcelona itu tak sepenuhnya cerah meski tiga poin sudah di kantong. Di balik hasil akhir, ada pesan terselip untuk para rival di papan atas.
Laga derby Catalunya yang digelar di Stadion RCDE, Minggu (4/1/2026) dini hari WIB, memang berakhir manis untuk Blaugrana. Dua gol di menit-menit penutup, masing-masing dari Dani Olmo (86’) dan Robert Lewandowski (90’), memastikan kemenangan itu. Namun, jalan menuju angka tiga poin itu sama sekali tidak mulus.
Barcelona kesulitan. Seru saja mendeskripsikannya. Espanyol bermain ngotot, menciptakan jual-beli serangan yang bikin pertandingan panas. Kiper Joan Garcia pun kerja keras, pontang-panting menjaga gawangnya dari ancaman. Faktanya, Blaugrana baru benar-benar bisa bernapas lega di ujung pertandingan.
Karena itulah, Flick merasa performa timnya selama 80 menit pertama tak layak membawa pulang kemenangan.
“Saya senang dengan tiga poin. Saya tidak senang dengan 80 menit pertama. Tapi, kami mencetak dua gol dan dapat tiga poin, itu seperti mengirim pesan ke Liga Spanyol,”
Ucap Flick, seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Di sisi lain, pria asal Jerman itu mengakui peran penting pergantian pemain. Perubahan itu, menurutnya, yang akhirnya menyuntikkan kualitas dan menentukan nasib pertandingan. Ia juga tak menampik kalau atmosfer derby yang diciptakan Espanyol sungguh luar biasa.
“Espanyol menunjukkan penampilan yang bagus dengan atmosfer derby yang hebat. Saya menikmatinya. Kami tidak layak menang tapi kualitas di lapangan setelah pergantian, menentukan hasil akhir,”
pujinya.
Flick kemudian menambahkan, kembali tampil dengan level terbaik setelah jeda kompetisi bukan perkara gampang. Namun begitu, kemenangan ala kadarnya ini diharapkannya bisa menjadi batu loncatan.
“Tidak mudah untuk kembali bermain setelah jeda dan tampil dengan level yang sama. Dengan kemenangan ini, saya berharap kami bisa mendapatkan kepercayaan diri yang lebih tinggi,”
tandasnya.
Secara tabel, hasil ini tentu sangat berarti. Barcelona kini mengumpulkan 49 poin dari 19 laga. Mereka sementara unggul tujuh poin dari sang rival bebuyutan, Real Madrid, yang jadwalnya melawan Real Betis masih menunggu. Pesan sudah terkirim. Meski caranya kurang meyakinkan, tiga poin tetaplah tiga poin.
Artikel Terkait
44 Penerima Beasiswa LPDP Terindikasi Langgar Kewajiban Pulang dan Mengabdi
Eliano Reijnders Soroti Performa Tak Konsisten Persib Meski Menang Tipis
Polisi Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Bocah 11 Tahun di Pandeglang
Program Makan Bergizi Gratis Tembus Rp36,6 Triliun, Jumlah Penerima Capai 60 Juta Orang