Pemerintah baru saja mengambil langkah signifikan dengan menarik dana kas negara sebesar Rp75 triliun dari Himpunan Bank Negara (Himbara). Tujuannya? Untuk menutupi kebutuhan belanja akhir tahun yang mendesak.
Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dana segar itu bakal dipakai buat membiayai pengeluaran rutin berbagai kementerian dan lembaga. Jadi, meski ditarik dari sistem perbankan, uangnya nggak akan mengendap lama.
"Itu digunakan untuk belanja rutin Kementerian dan Lembaga. Dana tersebut ditarik dari sistem, tapi langsung dibelanjakan kembali," jelas Purbaya, Minggu (4/1/2026).
Dia memastikan langkah ini tak akan bikin likuiditas perbankan atau stabilitas ekonomi terganggu. Kenapa? Karena uangnya akan segera mengalir lagi ke masyarakat lewat berbagai proyek dan belanja pemerintah. Malah, menurutnya, ini justru bisa memberi efek positif.
"Tidak mengganggu uang beredar, malah seharusnya lebih baik karena ada dampak multiplier dari belanja pemerintah pusat dan daerah," tambahnya.
Artikel Terkait
Masjid Bergaya Kelenteng di Jakarta Timur, Kisah Perjalanan Spiritual Sang Pendiri
Ketua DPRD DKI Nilai Anggaran Belum Efektif Tekan Pengangguran yang Picu Kriminalitas
Penganiaya Pegawai SPBU yang Mengaku Jenderal Ternyata Karyawan Rental dan Pengguna Narkoba
Polisi Bongkar Jaringan SMS Phishing e-Tilang Palsu yang Dikendalikan dari China