Capainnya? Untuk tahap pertama, realisasinya hampir sempurna, mencapai 99,93 persen dari target 280.880 hektare. Tidak main-main.
Tahap kedua menargetkan 225.775 hektare. Pencapaiannya bervariasi: 83,46 persen di jaringan irigasi utama, lalu 98,66 persen untuk jaringan tersier, dan 92,25 persen untuk pembangunan serta rehabilitasi jaringan irigasi air tanah.
Sedangkan untuk tahap ketiga, dari target 146.503 hektare, realisasinya berkisar di angka 67,67 persen untuk irigasi utama, 87,57 persen untuk tersier, dan 93,91 persen untuk irigasi air tanah.
Hermanto mengungkap, kolaborasi lintas kementerian berperan besar. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan Kementerian PUPR, terutama dengan Ditjen Sumber Daya Air dan balai-balai air di daerah.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi lintas sektor, khususnya bersama Kementerian Pekerjaan Umum, serta dukungan kuat dari pemerintah daerah,” katanya.
Ke depan, implementasi Inpres tersebut akan terus dilanjutkan. Bahkan akan diperkuat dengan program strategis lain seperti optimasi lahan dan cetak sawah rakyat di berbagai wilayah Indonesia. Semua demi satu tujuan: ketahanan pangan nasional.
Artikel Terkait
Souza Tak Pusing Laga Persija Cuma Tayang Streaming, Fokusnya Penuhi SUGBK
Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Meksiko, Interupsi Konferensi Pers Presiden
Leao Bawa Milan Kembali ke Puncak, Pesta Sementara di San Siro?
DENZA D9: Saat Kemewahan Tak Lagi Berisik