Lumpur Banjir Aceh Tamiang Disorot Swasta, Prabowo Minta Dikeruk dan Diolah

- Jumat, 02 Januari 2026 | 04:25 WIB
Lumpur Banjir Aceh Tamiang Disorot Swasta, Prabowo Minta Dikeruk dan Diolah

“Kita lakukan dua sekaligus,” jelas Sjafrie. “Satu adalah pendalaman. Satu (lagi) yang membawa alat berat sehingga dia bisa masuk sekaligus membersihkan kayu-kayu dan sebagainya.”

Logikanya sederhana: begitu sungai bersih dan dalam, kapal pengangkut bantuan serta alat berat bisa langsung meluncur ke lokasi. Tak perlu lagi repot dipindah lewat jalur darat. “Ini upaya besar yang harus kita kerjakan,” tegasnya.

Usulan itu langsung dapat lampu hijau dari Presiden. Prabowo punya catatan tambahan. Dia ingin upaya pengerukan dan pembersihan itu melibatkan banyak ahli. Tak cuma dari kementerian dan BUMN, tapi juga dari kalangan kampus.

“Saya sudah setuju,” kata Prabowo. “Silakan Menteri Pertahanan dan TNI koordinasi, bicara dengan ahli-ahli engineering. Mungkin dari karya-karya (BUMN), dari PU, dan juga dari fakultas-fakultas teknik. Kalau perlu dari perusahaan-perusahaan besar di dunia yang mampu membuat engineering world skala besar, jadi dredging.”

Jadi, selain menangani dampak banjir, lumpur yang menggunung itu rupanya menyimpan nilai ekonomi. Tinggal eksekusinya saja yang kini ditunggu.


Halaman:

Komentar