Suasana di VIP Lounge Terminal 3 Bandara Soetta, Sabtu (4/4/2026) lalu, terasa begitu berat. Tangis keluarga pecah ketika tiga peti jenazah disejajarkan dalam prosesi persemayaman. Beberapa anggota keluarga bahkan memeluk peti tersebut, seakan tak rela melepas. Adegan haru itu kemudian ditenangkan oleh rekan-rekan prajurit yang bertugas, sebelum akhirnya mereka dipersilakan duduk di depan peti masing-masing.
Di tengah suasana duka itu, Menteri Luar Negeri Sugiono hadir menyampaikan belasungkawa. "Kami tentu saja, kita semua mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan," ujarnya, suaranya lirih namun terdengar jelas di ruang yang hening.
Dia pun menyampaikan harapan dan doanya. Sugiono berharap para prajurit yang gugur dalam pengabdian ini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. "Berharap dan berdoa semoga para kusuma bangsa ini arwahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," katanya, seraya mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesehatan.
Namun begitu, di balik duka, ada kabar lain yang disampaikan Menlu. Ternyata, selain tiga yang gugur, masih ada tiga prajurit TNI lainnya yang terluka dalam insiden yang sama. Menurut penjelasannya, penyebab pasti dari serangan ini masih diselidiki. "Tadi malam saya menerima laporan bahwa ada 3 prajurit TNI yang terluka. Penyebabnya, seperti halnya dua insiden sebelumnya, masih diinvestigasi oleh UNIFIL," jelas Sugiono, merujuk pada misi PBB di Lebanon.
Artikel Terkait
Manchester City Hancurkan Liverpool 4-0, Haaland Cetak Hattrick ke Semifinal Piala FA
FAO Catat Kenaikan Harga Pangan Global Kedua Kalinya Berturut-turut
Industri Otomotif Usulkan Ganti Pajak Bensin dengan Tarif Berbasis Berat Kendaraan
Libur Panjang Paskah, 352 Ribu Kendaraan Padati Gerbang Tol Keluar Jabotabek