Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Tiga Lainnya Terluka

- Sabtu, 04 April 2026 | 20:00 WIB
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Tiga Lainnya Terluka

Suasana di VIP Lounge Terminal 3 Bandara Soetta, Sabtu (4/4/2026) lalu, terasa begitu berat. Tangis keluarga pecah ketika tiga peti jenazah disejajarkan dalam prosesi persemayaman. Beberapa anggota keluarga bahkan memeluk peti tersebut, seakan tak rela melepas. Adegan haru itu kemudian ditenangkan oleh rekan-rekan prajurit yang bertugas, sebelum akhirnya mereka dipersilakan duduk di depan peti masing-masing.

Di tengah suasana duka itu, Menteri Luar Negeri Sugiono hadir menyampaikan belasungkawa. "Kami tentu saja, kita semua mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan," ujarnya, suaranya lirih namun terdengar jelas di ruang yang hening.

Dia pun menyampaikan harapan dan doanya. Sugiono berharap para prajurit yang gugur dalam pengabdian ini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. "Berharap dan berdoa semoga para kusuma bangsa ini arwahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," katanya, seraya mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesehatan.

Namun begitu, di balik duka, ada kabar lain yang disampaikan Menlu. Ternyata, selain tiga yang gugur, masih ada tiga prajurit TNI lainnya yang terluka dalam insiden yang sama. Menurut penjelasannya, penyebab pasti dari serangan ini masih diselidiki. "Tadi malam saya menerima laporan bahwa ada 3 prajurit TNI yang terluka. Penyebabnya, seperti halnya dua insiden sebelumnya, masih diinvestigasi oleh UNIFIL," jelas Sugiono, merujuk pada misi PBB di Lebanon.

Prosesi haru itu juga dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia terlihat berbincang hangat dan menyalami para keluarga, memberikan penghormatan terakhir kepada masing-masing prajurit yang gugur. Sebelumnya, Presiden sendiri yang melepas kepergian ketiga pahlawan perdamaian itu.

Mereka adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon. Setelah upacara di bandara, jenazah mereka segera diterbangkan ke kota asal untuk dimakamkan. Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung. Sertu Muhammad Nur Ikhwan di TMP Giri Dharmolyo II, Magelang. Sementara Praka Farizal Rhomadhon akan beristirahat di TMP Giripeni, Kulonprogo.

Sebuah akhir perjalanan yang tragis bagi para prajurit yang bertugas di bawah bendera PBB. Gugur jauh dari rumah, namun pulang sebagai pahlawan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags