Kasus rumah tangga Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa masih terus bergulir. Kali ini, sang suami angkat bicara soal bukti-bukti yang disebut-sebut sebagai alat bukti perselingkuhannya dengan Inara Rusli. Menurutnya, banyak dari materi itu yang sudah diutak-atik.
“Banyak diedit-edit, bahkan sebenarnya foto-foto yang lagi ada orang ciumanlah,” ujar Insanul di Pekayon, Bekasi, belum lama ini.
Penjelasan lebih detail ia dapatkan setelah menjalani pemeriksaan. Insanul mengaku melihat sendiri barang bukti yang dilampirkan istrinya. Hasilnya? Menurut dia, kebanyakan adalah hasil rekayasa.
“Saya lihat videonya banyak editan, bisa jadi AI, bisa jadi sudah diedit-edit ya kan,” tuturnya. “Jadi saya tidak melihat di situ sebenarnya ada unsur yang sudah dituduhkan.”
Tak cuma itu. Foto dan video yang sama ternyata sudah menyebar ke mana-mana di media sosial. Insanul kembali menegaskan, semua yang beredar itu bukan asli.
“Yang tersebar itu sudah banyak editan dan saya lihat juga yang di penyidik itu banyak editan-editan AI gitu,” tambahnya.
Ia juga menyoroti soal rekaman CCTV lain yang ramai dibicarakan. Menurutnya, klarifikasi sangat diperlukan karena faktanya tak seperti yang digembar-gemborkan.
“Terus habis itu ada video CCTV-CCTV lain menurut saya kayak saya perlu klarifikasi juga bahwasanya memang nggak ada sih,” ujarnya.
Persoalan ini memang berawal dari pengakuan Wardatina Mawa yang membongkar dugaan perselingkuhan suaminya. Rumah tangga mereka pun langsung jadi sorotan. Mawa tak tinggal diam, ia melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli ke polisi dengan tuduhan perzinahan. Rekaman CCTV ia serahkan sebagai barang bukti.
Namun begitu, di sisi lain, Inara Rusli tak terima. Ia malah balik melaporkan pihak tertentu ke Mabes Polri. Laporannya menyebut ada dugaan akses ilegal. Inara menuding, ada yang menyebarkan rekaman CCTV dari kediamannya secara tidak sah.
Jadi, dua laporan kini berjalan beriringan. Satu soal perselingkuhan, satunya lagi soal penyebaran bukti yang dianggap ilegal. Semuanya masih dalam proses penyelidikan.
Artikel Terkait
BGN Hentikan Program Makan Bergizi Gratis untuk Keluarga Mampu, Fokus pada Anak dari Kelompok Kurang Mampu
Korea Selatan vs Republik Ceko Buka Piala Dunia 2026 di Guadalajara
Presiden Prabowo Apresiasi Langkah Tegas Usut Korupsi Program Makanan Bergizi Gratis, Moratorium Dapur Baru Diterapkan
Kejagung Geledah Enam Lokasi di Jakarta dan Bandung Terkait Korupsi Program Makan Bergizi Gratis