Di sisi protein, tren kenaikan tetap berlanjut. Daging ayam ras segar dan daging sapi untuk kedua kualitasnya mengalami kenaikan antara 18 hingga 27 persen. Untuk daging sapi, baik kualitas I maupun II, harganya sama-sama menyentuh Rp170.000 per kilogram.
Barang-barang pokok lainnya juga tak ketinggalan. Gula pasir premium dan lokal, misalnya, melonjak di atas 60 persen. Minyak goreng, baik curah maupun kemasan bermerek, ikut naik dengan persentase yang cukup besar. Bahkan telur ayam ras segar harganya naik hampir 50 persen, mendekati Rp50.000 per kilogram.
Secara keseluruhan, pantauan hari Jumat itu menggambarkan tekanan harga yang cukup kuat jelang momen Nataru. Kenaikan yang terjadi pada hampir semua komoditas strategis tentu menjadi perhatian bersama, baik bagi konsumen maupun para pengambil kebijakan.
(kunthi fahmar sandy)
Artikel Terkait
Pembiayaan BSI Tembus Rp323 Triliun, Bisnis Emas Jadi Penggerak Utama
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini
Mulai 2026, Rusia Larang Ekspor Emas Batangan di Atas 100 Gram
Ekonom: Liburan Beruntun dan Stimulus Pacu Target Pertumbuhan 5,5% di Kuartal I-2026