Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, suasana di pasar tradisional terasa berbeda. Bukan hanya keramaian yang meningkat, tapi juga deretan angka di papan harga yang banyak berwarna merah. Ya, harga sejumlah komoditas pangan utama mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, yang diambil Jumat pagi (26/12/2025), mencatat gejolak yang cukup tajam. Bawang merah, misalnya, meroket 53,59 persen dan dijual sekitar Rp81.250 per kilogram. Naiknya lebih dramatis lagi adalah bawang putih, yang melesat 72,09 persen ke angka Rp68.750 per kg.
Tak cuma bumbu dapur, beras dari berbagai kualitas pun ikut naik. Kenaikannya bervariasi, mulai dari 27 persen hingga nyaris 65 persen. Beras kualitas medium II, contohnya, naik 52,85 persen menjadi Rp24.150 per kg. Sementara beras super I merangkak naik 27,19 persen ke harga Rp21.750 per kg.
Lalu bagaimana dengan cabai? Di sini ceritanya beragam. Cabai merah keriting dan cabai merah besar meroket luar biasa, hampir dua kali lipat. Cabai rawit merah juga ikut naik tajam. Namun, ada sedikit penyeimbang: harga cabai rawit hijau justru turun sekitar 9 persen, menjadi Rp55.000 per kg.
Di sisi protein, tren kenaikan tetap berlanjut. Daging ayam ras segar dan daging sapi untuk kedua kualitasnya mengalami kenaikan antara 18 hingga 27 persen. Untuk daging sapi, baik kualitas I maupun II, harganya sama-sama menyentuh Rp170.000 per kilogram.
Barang-barang pokok lainnya juga tak ketinggalan. Gula pasir premium dan lokal, misalnya, melonjak di atas 60 persen. Minyak goreng, baik curah maupun kemasan bermerek, ikut naik dengan persentase yang cukup besar. Bahkan telur ayam ras segar harganya naik hampir 50 persen, mendekati Rp50.000 per kilogram.
Secara keseluruhan, pantauan hari Jumat itu menggambarkan tekanan harga yang cukup kuat jelang momen Nataru. Kenaikan yang terjadi pada hampir semua komoditas strategis tentu menjadi perhatian bersama, baik bagi konsumen maupun para pengambil kebijakan.
(kunthi fahmar sandy)
Artikel Terkait
Direktur Dana Syariah Indonesia Janji Kembalikan 100 Persen Dana Lender di Hadapan Penyidik
Menkumham Soroti Royalti YouTube RI Cuma 0,7 Dolar, Jauh di Bawah Singapura
Menkumham Tegaskan Royalti Musik Hanya untuk Pelaku Usaha Komersial
Mobil Hangus Terbakar di Tol Purbaleunyi, Empat Penumpang Selamat