Namun begitu, ancaman yang dihadapi tak cuma soal keamanan konvensional. Cuaca ekstrem belakangan ini juga jadi perhatian serius.
“Sejalan dengan prediksi BMKG, TNI juga menyiagakan prajurit untuk antisipasi dan penanganan bencana, termasuk banjir, longsor, dan cuaca ekstrem, melalui koordinasi dengan instansi terkait,” ungkap Freddy.
Jadi, selain berjaga, prajurit-prajurit ini juga dipersiapkan untuk kemungkinan terjadinya bencana alam di tengah musim yang tak menentu.
Dia memastikan, seluruh satuan TNI di daerah sudah dalam kondisi siap tempur. Kesiapsiagaan ditingkatkan, koordinasi dengan berbagai pihak diperketat. Harapannya, respons terhadap setiap perkembangan situasi selama Nataru nanti bisa dilakukan dengan cepat dan tepat. Semua sudah disiapkan, tinggal menunggu waktu pelaksanaannya.
Artikel Terkait
Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Brasil 2026 dengan Selisih Tipis
Putin Tegaskan Dukungan Rusia untuk Iran di Tengah Konflik dengan AS dan Israel
Pemerintah Godok Aturan Kerja dari Rumah untuk ASN dan Swasta
Juventus Gagal Maksimalkan Peluang, Imbangi Sassuolo 1-1 di Turin