“Besok kami akan berangkat ke Aceh. Ada bantuan sekitar Rp26 miliar yang disiapkan,” tegasnya dalam keterangan resmi, Kamis (18/12).
Menariknya, bantuan yang disiapkan Kemenag tidak hanya berupa uang tunai. Mereka juga menyediakan tanah wakaf untuk mendukung proses pemulihan jangka panjang di daerah terdampak.
Namun begitu, di tengah upaya bantuan ini, Nasaruddin mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Belakangan marak modus penipuan penggalangan dana yang mengatasnamakan instansi pemerintah, termasuk Kementerian Agama.
Ia menegaskan bahwa semua penyaluran bantuan resmi dilakukan dengan cara yang terkoordinasi. Artinya, ada kerja sama yang jelas antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.
Artikel Terkait
BNPB Akui Anggaran Mitigasi Minim, Andalkan Pinjaman Luar Negeri
Beras Indonesia Siap Temani Jamaah Haji di Tanah Suci
Target Tarif Nol Persen dengan Inggris, Pemerintah Pasang Target Satu Tahun
BNPB Wanti-wanti: 2027 Jadi Tahun Kritis Siklus Karhutla