"Setidaknya saya harus dimintai pendapat," begitu kira-kira jawaban Trump baru-baru ini ketika ditanya wartawan apakah ia berhak ikut campur.
Kekecewaannya cukup jelas. The Fed baru saja memangkas suku bunga seperempat poin untuk ketiga kalinya berturut-turut. Namun bagi Trump, pemotongan itu belum cukup. Dia menginginkan langkah yang lebih berani, hingga setengah poin.
Nah, dengan situasi seperti ini, dukungan dari raksasa perbankan seperti Dimon tentu jadi pertimbangan menarik. Apalagi, Warsh dianggap punya chemistry yang baik dengan kalangan Wall Street. Tinggal menunggu keputusan akhir dari Trump, yang akan menentukan arah kebijakan moneter Amerika ke depannya.
Artikel Terkait
Permintaan Jasa Titip Barang di Stasiun Pasar Senen Melonjak 50% Saat Arus Mudik
Danantara Buka Pendaftaran Gelombang Kedua untuk Mitra Proyek Sampah Jadi Listrik
Imsak Bogor Hari Ini Pukul 04.32 WIB, Berikut Jadwal Lengkap Salat
Gubernur DKI Siapkan WFH untuk ASN Guna Hemat BBM Antisipasi Dampak Konflik Global