"Setidaknya saya harus dimintai pendapat," begitu kira-kira jawaban Trump baru-baru ini ketika ditanya wartawan apakah ia berhak ikut campur.
Kekecewaannya cukup jelas. The Fed baru saja memangkas suku bunga seperempat poin untuk ketiga kalinya berturut-turut. Namun bagi Trump, pemotongan itu belum cukup. Dia menginginkan langkah yang lebih berani, hingga setengah poin.
Nah, dengan situasi seperti ini, dukungan dari raksasa perbankan seperti Dimon tentu jadi pertimbangan menarik. Apalagi, Warsh dianggap punya chemistry yang baik dengan kalangan Wall Street. Tinggal menunggu keputusan akhir dari Trump, yang akan menentukan arah kebijakan moneter Amerika ke depannya.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian
Banjir Longsor Cisarua, BRI Bergerak Cepat Bantu Korban dan Trauma Healing
Tiga Puluh RT di Jakarta Masih Terendam, Warga Terpaksa Mengungsi