Suasana Stasiun Pasar Senen pagi itu memang ramai. Bukan cuma oleh calon penumpang yang berdesakan, tapi juga oleh tumpukan tas dan koper di sekitar loket penitipan barang. Fenomena tahunan ini kembali terjadi: jasa penitipan barang di stasiun itu melonjak drastis seiring gelombang pemudik Lebaran. Banyak yang memanfaatkannya agar barang bawaan mereka aman selama menunggu jadwal kereta.
Dari pantauan di lokasi, arus mudik terlihat cukup padat. Sambil menunggu, tak sedikit pemudik yang memilih menitipkan barangnya dulu. Mereka terlihat lebih lega setelah menyerahkan tas-tas besar ke petugas.
Iqbal, salah seorang petugas penitipan, mengakui kalau permintaannya melonjak tajam. "Kenaikan sampai dengan 50 persen," ujarnya. Ia dan rekan-rekannya pun kewalahan melayani antrean yang terus mengular.
Loket mereka buka dari jam enam pagi sampai sepuluh malam. Untuk tarifnya, sistemnya per jam. Barang biasa dikenakan lima ribu rupiah. Sementara untuk loker kecil, harganya sebelas ribu, dan loker besar empat belas ribu.
"Kami sediakan sekitar 40 loker," kata Iqbal.
Menariknya, jasa ini juga melayani penitipan semalam. "Bisa juga barang diinapkan dengan durasi paling lama satu minggu," tambahnya. Jadi, buat pemudik yang transit lama, ini jadi solusi praktis.
Di sisi lain, lonjakan penumpang memang nyata. Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, menyebut mobilitas masyarakat di wilayahnya terus meningkat, terutama di Senen.
“Pada 17 Maret 2026, tercatat sebanyak 54.216 penumpang berangkat dan 22.574 penumpang datang di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta,” jelas Franoto.
Dari angka itu, Stasiun Pasar Senen adalah yang terpadat. Titik keberangkatan dari sini mencapai 24.413 penumpang.
“Diikuti Stasiun Gambir sebanyak 17.657 penumpang dan Stasiun Bekasi sebanyak 4.659 penumpang,” ujarnya. Angka-angka itu bicara sendiri tentang betapa sibuknya stasiun-stasiun utama menyambut arus mudik.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Dua Remaja Bawa Tembakau Sintetis saat Razia di Jakarta Barat
Gubernur Pramono Anung Rencanakan 500 Ondel-Ondel untuk Peringatan 500 Tahun Jakarta
Pengemudi Ojol Histeris Saat Motornya Diangkut dalam Operasi Parkir Liar di Jakarta Timur
Empat Prajurit TNI Banding Vonis Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS