Permintaan Jasa Titip Barang di Stasiun Pasar Senen Melonjak 50% Saat Arus Mudik

- Rabu, 18 Maret 2026 | 05:00 WIB
Permintaan Jasa Titip Barang di Stasiun Pasar Senen Melonjak 50% Saat Arus Mudik

Suasana Stasiun Pasar Senen pagi itu memang ramai. Bukan cuma oleh calon penumpang yang berdesakan, tapi juga oleh tumpukan tas dan koper di sekitar loket penitipan barang. Fenomena tahunan ini kembali terjadi: jasa penitipan barang di stasiun itu melonjak drastis seiring gelombang pemudik Lebaran. Banyak yang memanfaatkannya agar barang bawaan mereka aman selama menunggu jadwal kereta.

Dari pantauan di lokasi, arus mudik terlihat cukup padat. Sambil menunggu, tak sedikit pemudik yang memilih menitipkan barangnya dulu. Mereka terlihat lebih lega setelah menyerahkan tas-tas besar ke petugas.

Iqbal, salah seorang petugas penitipan, mengakui kalau permintaannya melonjak tajam. "Kenaikan sampai dengan 50 persen," ujarnya. Ia dan rekan-rekannya pun kewalahan melayani antrean yang terus mengular.

Loket mereka buka dari jam enam pagi sampai sepuluh malam. Untuk tarifnya, sistemnya per jam. Barang biasa dikenakan lima ribu rupiah. Sementara untuk loker kecil, harganya sebelas ribu, dan loker besar empat belas ribu.

"Kami sediakan sekitar 40 loker," kata Iqbal.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar