Gelombang kedua pendaftaran untuk calon mitra proyek Waste-to-Energy (WtE) atau pengolahan sampah jadi listrik, kembali dibuka oleh Danantara Indonesia. Ini melanjutkan proses seleksi tahap pertama yang sebelumnya sudah menjaring minat di beberapa wilayah seperti Bekasi, Denpasar Raya, Bogor, dan Yogyakarta.
Menurut Fadli Rahman, Director of Investment Danantara Investment Management, langkah ini adalah upaya untuk memperluas keterlibatan pelaku usaha.
"Pembukaan pendaftaran baru ini merupakan bagian dari upaya Danantara Indonesia dalam memperluas partisipasi perusahaan nasional maupun global dalam pengembangan infrastruktur pengolahan sampah modern di Indonesia," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).
Di sisi lain, program ini punya landasan kebijakan yang kuat. Ia sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang memang mendorong konversi sampah perkotaan menjadi energi dengan cara yang ramah lingkungan. Jadi, ini bukan sekadar proyek bisnis biasa, tapi bagian dari gerakan nasional.
Artikel Terkait
Permintaan Jasa Titip Barang di Stasiun Pasar Senen Melonjak 50% Saat Arus Mudik
Imsak Bogor Hari Ini Pukul 04.32 WIB, Berikut Jadwal Lengkap Salat
Gubernur DKI Siapkan WFH untuk ASN Guna Hemat BBM Antisipasi Dampak Konflik Global
Jalur Padang-Bukittinggi Siap 24 Jam untuk Mudik Lebaran 2026