Ketegangan di Timur Tengah lagi-lagi memanas. Kali ini, justru Israel yang muncul sebagai pihak yang mendesak Amerika Serikat untuk menahan diri. Benjamin Netanyahu, sang Perdana Menteri, dikabarkan telah membujuk Presiden Donald Trump agar menunda segala rencana serangan militer terhadap Iran.
Menurut sejumlah saksi di lingkaran dalam pemerintahan AS, desakan itu disampaikan Netanyahu di tengah situasi yang kian meruncing antara Washington dan Teheran. Ini bukan sekadar isu kecil, melainkan permintaan resmi dari seorang pemimpin kunci sekutu AS.
Seorang pejabat senior AS, yang berbicara kepada New York Times, mengonfirmasi hal tersebut. Netanyahu secara langsung meminta Trump untuk mengerem.
Yang menarik, Israel ternyata tidak sendirian. Upaya meredam niat Trump ini juga digaungkan oleh sejumlah negara Arab. Sebuah laporan dari AFP mengutip pernyataan pejabat tinggi Arab Saudi.
Artikel Terkait
Gubernur Jateng Tinjau Gerakan Pangan Murah di Grobogan Jelang Lebaran 2026
Menko Pangan Tegaskan Impor Beras AS 1.000 Ton Hanya untuk Kebutuhan Khusus
Dua Pekerja Gondola Terjebak Badai di Surabaya, Satu Tewas
Wakapolda Riau Serukan Sinergi Seluruh Elemen Jaga Keamanan Ramadan