Domba Garut Jadi Bintang Indo Livestock 2026, Kontes Indoor Pertama di Pameran Internasional

- Selasa, 16 Juni 2026 | 18:35 WIB
Domba Garut Jadi Bintang Indo Livestock 2026, Kontes Indoor Pertama di Pameran Internasional

Pemandangan tak lazim menyita perhatian ribuan pengunjung di gelaran Indo Livestock Grand Championship (ILGC) 2026. Di tengah pameran internasional yang biasanya dipenuhi peralatan peternakan modern dan produk industri, deretan Domba Garut unggulan justru menjadi pusat perhatian. Dengan tanduk besar dan postur gagah, domba-domba itu tampil dalam ajang Seni Ketangkasan Domba Garut yang digelar di dalam ruangan untuk pertama kalinya.

Banyak pengunjung yang tak kuasa menahan diri untuk mengabadikan momen tersebut melalui ponsel mereka. Kehadiran hewan ternak khas Jawa Barat itu di tengah pameran berskala global menjadi daya tarik tersendiri, berbeda dari kontes-kontes serupa yang biasanya berlangsung di lapangan terbuka.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menyebut penyelenggaraan seni ketangkasan secara indoor merupakan langkah besar. Menurutnya, keputusan ini bukan sekadar perubahan lokasi, melainkan upaya strategis untuk membawa peternakan rakyat Indonesia ke panggung yang lebih modern dan profesional.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Seni Ketangkasan Domba Garut diselenggarakan dalam format indoor sebagai bagian dari Indo Livestock Grand Championship 2026,” kata Agung dalam keterangan resmi pada Selasa (16/6/2026).

“Ini bukan sekadar perubahan lokasi pelaksanaan, tetapi langkah besar untuk membawa peternakan rakyat dan budaya peternakan Indonesia tampil lebih modern, profesional, serta dikenal lebih luas oleh masyarakat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Agung menegaskan bahwa Domba Garut merupakan salah satu kebanggaan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi, sosial, budaya, hingga historis yang tinggi. Hewan ternak asal Jawa Barat itu, lanjutnya, menjadi bukti keberhasilan peternak lokal dalam menghasilkan bibit unggul melalui proses pemuliaan secara turun-temurun.

“Domba Garut adalah kebanggaan rakyat Indonesia, dia punya karakteristik khusus,” ujarnya.

Sementara itu, Managing Director PT Napindo Media Ashatama, Arya Seta Wiriadipoera, menambahkan bahwa kehadiran ILGC 2026 di dalam hall pameran internasional menjadi momen spesial bagi para peternak tanah air. Menurut Arya, kontes ternak selama ini identik dengan area terbuka. Namun tahun ini, Domba Garut justru mendapatkan panggung yang lebih besar karena berlangsung berdampingan dengan Indo Livestock 2026 Expo & Forum yang diikuti ratusan pelaku industri dari berbagai negara.

“Tahun ini menjadi momen yang sangat istimewa karena untuk pertama kalinya ILGC hadir di dalam hall pameran internasional, berdampingan dengan Indo Livestock Expo & Forum yang diikuti oleh ratusan pelaku industri dari 30 negara,” kata Arya.

“Kami berharap kehadiran ILGC di tengah pameran internasional ini dapat memberikan panggung yang lebih besar bagi para peternak Indonesia untuk menunjukkan potensi ternak unggul nasional kepada dunia,” ujar Arya.

Kontes Ternak Domba Garut menjadi pembuka rangkaian ILGC 2026 yang berlangsung selama tiga hari. Ajang ini sekaligus mencatat sejarah sebagai kontes ternak domba indoor pertama di Indonesia yang diselenggarakan di dalam hall exhibition berstandar internasional. Selain menyaksikan ketangkasan Domba Garut, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai agenda lain, mulai dari seminar industri, talkshow, bazaar UMKM, hingga kegiatan edukasi yang terbuka bagi masyarakat umum.

Rangkaian Seni Ketangkasan Domba Garut masih akan berlanjut hingga 18 Juni 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2. Dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penampilan domba-domba juara di tengah pameran internasional ini sukses menjadi salah satu atraksi yang paling banyak dibicarakan pengunjung Indo Livestock 2026.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar