Pemerintah Iran mengumumkan bahwa nota kesepahaman atau MoU terkait kesepakatan damai dengan Amerika Serikat telah resmi disetujui kedua belah pihak, dengan prosesi penandatanganan bersejarah dijadwalkan berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Jumat, 19 Juni 2026. Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menyampaikan bahwa upacara tersebut akan menjadi momentum penting dalam hubungan kedua negara yang selama ini dibayangi ketegangan.
Seiring dengan tercapainya kesepakatan ini, kebijakan blokade maritim yang sebelumnya diterapkan Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dinyatakan berakhir, efektif mulai Minggu malam waktu AS atau Senin, 15 Juni 2026 pagi. Gharibabadi menegaskan bahwa keberhasilan MoU ini tidak semata-mata lahir dari meja diplomasi, melainkan juga buah dari pencapaian militer yang ditunjukkan Iran sepanjang konflik berlangsung.
“Musuh yang melancarkan serangan gagal mencapai semua tujuan jahatnya, dan Republik Islam meraih kemenangan besar dalam perang,” katanya.
Ia menambahkan bahwa seluruh poin dan sikap kunci dari pihak Iran telah berhasil dimasukkan ke dalam draf MoU tersebut. Namun, naskah lengkapnya baru akan dibuka dan dipublikasikan ke publik setelah penandatanganan resmi dilakukan. Sebelum prosesi di Swiss berlangsung, para pejabat Iran dijadwalkan akan memaparkan berbagai dimensi serta poin-poin pencapaian dari perjanjian damai ini melalui media massa.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump juga telah mengonfirmasi tercapainya kesepakatan damai dengan Iran. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka. “Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,” tulis Trump di akun Truth Social.
Trump menjelaskan lebih lanjut bahwa pihak Iran berkomitmen untuk membuka kembali Selat Hormuz seperti sedia kala tanpa adanya pungutan biaya tol. Langkah tersebut dibarengi dengan pencabutan segera blokade maritim AS atas pelabuhan-pelabuhan di Iran, menandai babak baru dalam dinamika geopolitik kawasan yang selama ini menjadi sorotan dunia.
Artikel Terkait
Livano Comenencia Cetak Gol Bersejarah bagi Curacao di Piala Dunia 2026 meski Timnya Dihajar Jerman 7-1
125 Kendaraan Hias Meriahkan Pawai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Jakarta Timur
Komisi II DPR Dorong E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri
Aset Indodana Tembus Rp2,83 Triliun, Pembiayaan Paylater ke UMKM Tumbuh Pesat