Rabu pagi (10/12/2025) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, suasana tampak sibuk luar biasa. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi hadir langsung di tengah hiruk-pikuk posko utama pengiriman bantuan. Tempat ini, sejak beberapa hari terakhir, berubah jadi pusat denyut nadi logistik untuk korban banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Dari Halim-lah semua kiriman dikumpulkan, dibungkus, lalu diterbangkan. Terutama ke daerah-daerah yang jalur daratnya sudah putus total diterjang banjir.
Prasetyo tak cuma berdiri memberi instruksi dari jauh. Ia mendatangi satu per satu petugas yang sedang bekerja. Dengan suara yang cukup keras terdengar di antara deru mesin, ia menanyakan kondisi terkini di lapangan. Intinya, ia mau pastikan stok barang-barang bantuan benar-benar tersedia dan tak ada yang mandek.
"Soal stok, kalau di sini mulai habis atau kurang, ya kita harus dorong pengadaannya. Segera. Ikuti protokol yang dibutuhkan dari sini," tegas Prasetyo.
Pernyataan itu disampaikannya berdasarkan keterangan tertulis yang diterima hari itu juga.
Artikel Terkait
BMKG Waspadai Potensi Hujan hingga April 2026, Siapkan Antisipasi untuk Mudik Lebaran
Pemerintah Tegaskan Belum Ada Perubahan Skema Haji 2026 Meski Ketegangan Timur Tengah Meningkat
Konsumsi Fesyen Muslim Global Diproyeksi Tembus USD433 Miliar, Indonesia Bidik Posisi Sentral
Petugas Haji Pantau Kepulangan 3.441 Jamaah Umrah dalam Tiga Hari