Prioritasnya jelas: fasilitas vital. Rumah sakit dan instalasi PDAM jadi yang pertama dapat pasokan agar layanan publik tak lumpuh total.
Tak cuma itu, Kementerian ESDM juga menyiagakan Tim Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) di tiga titik bencana. Tugas mereka memastikan proses pemulihan berjalan mulus dan menangani kendala teknis yang muncul.
Perintah untuk segera memulihkan listrik ini datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Targetnya ambisius: listrik di daerah bencana Sumatra harus sudah menyala paling lambat Minggu (7/12/2025) malam ini.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, memberikan gambaran progres terkini. Aliran listrik di Sumatra Barat dikatakan sudah hampir pulih seluruhnya. Namun begitu, kondisi di Sumatra Utara dan Aceh masih beragam. Beberapa titik seperti di Langkat dan Tapanuli, serta sebagian wilayah Aceh, masih gelap.
Perintah Presiden tak berhenti di listrik. Pemulihan akses jalan darat, pasokan BBM, dan logistik di wilayah bencana juga harus dipastikan tercukupi. Semuanya dikebut, karena waktu benar-benar berharga bagi warga yang terdampak.
Artikel Terkait
Pemudik Pasang Tulisan Unik di Motor untuk Atasi Rasa Ngantuk Saat Bawa Anak Kecil
Arus Mudik di Terminal Pulogebang Landai Usai Puncak Gelombang Pertama
Utang Luar Negeri Indonesia Turun ke 29,6% dari PDB Meski Nominal Bertambah
Ekonom INDEF: Perang Timur Tengah dan Inflasi Tekan Minat Mudik Lebaran