Suasana malam di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026) lalu, sudah mulai ramai. Meski belum semeriah hari sebelumnya, geliat mudik Lebaran 2026 jelas terasa. Di bangku-bangku tunggu, para calon penumpang dengan tas dan bingkisan sudah memadati area, menunggu panggilan keberangkatan bus mereka.
Menurut pantauan di lokasi, tercatat sekitar 300 bus telah diberangkatkan. Jumlah penumpangnya sendiri diperkirakan mencapai 3.000 orang.
“Nah, untuk data yang masuk ke kami sampai saat ini, bus yang berangkat sudah sekitar 350 armada,” ujar Danru Terminal Terpadu Pulogebang, Anwar Mansyur.
“Penumpangnya kurang lebih 3.000 orang,” tambahnya.
Angka itu ternyata lebih rendah ketimbang hari sebelumnya. Faktanya, puncak arus mudik gelombang pertama justru sudah terjadi pada H-5, atau Minggu (15/3/2026). Kala itu, terminal ini jauh lebih sibuk.
Anwar membenarkan hal itu.
“Puncak pertamanya kemarin, di H-5. Jumlah penumpang yang berangkat waktu itu mencapai 4.601 orang, dengan bus sebanyak 517 unit,” tuturnya.
Meski arusnya sedikit melandai, suasana padat tetap menyelimuti terminal. Bangku-bangku tunggu hampir tak ada yang kosong, dipenuhi pemudik yang sabar menanti perjalanan pulang.
Di tengah keramaian itu, Anwar juga menyelipkan pesan singkat untuk semua calon penumpang. Imbauannya sederhana tapi penting.
“Jaga keselamatan selama di perjalanan, ya. Yang penting, selamat sampai tujuan. Itu saja.”
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun