Tak hanya rumah sakit dan posko pengungsian, pasokan air bersih juga menjadi perhatian. Untuk itu, PLN mengalirkan listrik ke PDAM setempat menggunakan genset 33.000 Watt yang khusus didatangkan dari Binjai. Upaya ini berhasil menormalkan kembali kebutuhan air bersih masyarakat yang sempat terganggu.
Di sisi lain, dukungan untuk layanan publik dan pemerintahan juga tak ketinggalan. Lewat kolaborasi dengan Polri, sebuah genset berkapasitas besar 100.000 Watt berhasil dibawa dari Banda Aceh menggunakan jalur laut. Upaya ekstra ini menunjukkan komitmen PLN untuk pemulihan total.
“Semua dilakukan demi Aceh Tamiang kembali pulih. Dari PLN untuk Sumatera,”
tutup pernyataan tersebut, menyiratkan semangat gotong royong yang kuat.
Pemulihan listrik di titik-titik strategis ini menjadi langkah pertama yang sangat berarti bagi warga Aceh Tamiang untuk bangkit dan membenahi kehidupannya pasca-bencana.
Artikel Terkait
Kemnaker Tegaskan: Belum Ada Keputusan BSU Cair Lagi di 2026
Prabowo Gebrak Himbara, Direksi Bank BUMN Bakal Diganti Total
Motif Cinta Buta, Bocah Bekasi Jadi Alat Paksaan untuk Rujuk
Prabowo Belum Tentukan Nama, OJK Tunjuk Pejabat Sementara