Di Florida, Sabtu lalu, ada pertemuan yang cukup menarik perhatian. Utusan khusus AS, Steve Witkoff, mengadakan dialog dengan rekanannya dari Rusia. Pertemuan ini, menurut Witkoff, membuahkan perkembangan yang ia sebut konstruktif dan penuh harapan. Tujuannya jelas: mencari jalan untuk mengakhiri konflik di Ukraina.
Witkoff sendiri tampak optimis. Ia menyebut pihak Rusia menunjukkan niat untuk mewujudkan perdamaian di Ukraina pasca-pertemuan tersebut.
"Kita percaya, bahwa usai pertemuan ini, pihak Rusia punya niat untuk mewujudkan perdamaian di Ukraina," katanya, seperti dilaporkan AFP.
Dalam pertemuan Florida itu, Witkoff duduk bersama Kirill Dmitriev, sang utusan Moskow. Di sisi delegasi Amerika, hadir pula Menteri Keuangan Scott Bessent dan Jared Kushner, menantu mantan Presiden Trump. Komposisi ini sendiri sudah cukup bercerita tentang tingkat serius pembicaraan.
Sebenarnya, ini bukan pertemuan pertama. Sepekan sebelumnya, tepatnya Sabtu (24/1), pembicaraan serupa sudah digelar di Abu Dhabi. Pertemuan di Timur Tengah itulah yang akhirnya mempertemukan perwakilan Rusia, Ukraina, dan AS di satu meja.
Dan rupanya, proses ini belum berakhir. Menurut seorang pejabat AS yang enggan disebut namanya, para negosiator akan kembali bertemu. Lokasinya masih di Uni Emirat Arab, dan waktunya direncanakan untuk Minggu (1/2) ini. Perundingan yang rumit ini jelas masih panjang, tapi setidaknya ada percakapan yang masih berjalan.
Artikel Terkait
Malaikat di Roma yang Mirip PM Meloni Picu Polemik Politik
Balita 4 Tahun di Cilacap Tewas Dibunuh dan Dilecehkan oleh Tetangga Sendiri
Serangan Udara di Gaza Tewaskan 28 Warga, Seperempatnya Anak-anak
Drama dan Kebaikan di Balik Sesaknya Gerbong KRL