Jakarta - Markas Besar TNI mengaku tengah menggelar penyelidikan internal menyusul kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Mereka berjanji proses ini akan berjalan transparan, meski masih dalam tahap awal.
Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan hal itu di hadapan awak media di Balai Puspen TNI, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).
"Sejak kejadian ini ramai, kami langsung merespons dengan penyelidikan internal," ujarnya.
Menurut Aulia, langkah ini diambil untuk menjawab berbagai opini publik yang berkembang. "TNI bekerja secara profesional dan transparan. Kita tunggu saja hasil penyelidikannya nanti," tambahnya.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak Balikpapan 18 Maret 2026 Pukul 04.53 WITA
Polres Temanggung Sediakan Kopi Khas, Cukur Gratis, dan Cuci Motor untuk Pemudik
Korlantas Terapkan Contraflow di Tol Trans Jawa Antisipasi Puncak Arus Mudik
Warga Serpong Pilih Bersepeda 500 Km untuk Mudik ke Palembang