Genset PLN Tiba, RSUD dan Posko Pengungsian di Aceh Tamiang Kembali Terangi

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 17:55 WIB
Genset PLN Tiba, RSUD dan Posko Pengungsian di Aceh Tamiang Kembali Terangi

Setelah diterjang banjir yang cukup parah, kondisi di Aceh Tamiang perlahan mulai menunjukkan titik terang. Pada Kamis lalu, PLN berhasil mengembalikan aliran listrik ke sejumlah fasilitas vital yang sangat dibutuhkan warga.

Yang paling krusial tentu rumah sakit. RSUD Muda Sedia, yang menjadi tumpuan utama layanan kesehatan bagi korban bencana, akhirnya bisa beroperasi lebih optimal. Listriknya kini mengalir berkat sebuah genset PLN berkapasitas 66.000 Watt. Dengan penerangan dan peralatan medis yang kembali normal, pelayanan untuk warga terdampak pun jadi jauh lebih baik.

Perjuangan mendatangkan genset itu sendiri tidak mudah. Jalur darat dari Langsa ke Aceh Tamiang dalam kondisi memprihatinkan dipenuhi lumpur, tanah amblas, bahkan ruas jalan yang putus total. Tapi, dengan kerja sama yang solid antara petugas PLN, TNI, Polri, dan masyarakat setempat, akhirnya genset besar itu bisa tiba di tempat tujuan.

“PLN juga berhasil menyalakan listrik ke Tamiang Sport Center yang menjadi pusat posko pengungsian menggunakan jaringan listrik PLN,”

demikian bunyi keterangan resmi yang dikeluarkan PLN pada Sabtu (6/12/2025).

Tak hanya rumah sakit dan posko pengungsian, pasokan air bersih juga menjadi perhatian. Untuk itu, PLN mengalirkan listrik ke PDAM setempat menggunakan genset 33.000 Watt yang khusus didatangkan dari Binjai. Upaya ini berhasil menormalkan kembali kebutuhan air bersih masyarakat yang sempat terganggu.

Di sisi lain, dukungan untuk layanan publik dan pemerintahan juga tak ketinggalan. Lewat kolaborasi dengan Polri, sebuah genset berkapasitas besar 100.000 Watt berhasil dibawa dari Banda Aceh menggunakan jalur laut. Upaya ekstra ini menunjukkan komitmen PLN untuk pemulihan total.

“Semua dilakukan demi Aceh Tamiang kembali pulih. Dari PLN untuk Sumatera,”

tutup pernyataan tersebut, menyiratkan semangat gotong royong yang kuat.

Pemulihan listrik di titik-titik strategis ini menjadi langkah pertama yang sangat berarti bagi warga Aceh Tamiang untuk bangkit dan membenahi kehidupannya pasca-bencana.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar