Pemerintah Tegaskan Bantuan Asing untuk Sumatra Belum Dibuka

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 03:40 WIB
Pemerintah Tegaskan Bantuan Asing untuk Sumatra Belum Dibuka

JAKARTA – Hingga Jumat (5/12/2025) ini, pemerintah Indonesia memastikan belum membuka keran bantuan internasional untuk menangani bencana di Sumatra. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri, Sugiono, di Jakarta.

"Saat ini kita belum membuka," tegas Sugiono, merujuk pada tawaran bantuan dari negara-negara sahabat.

Memang, menurut Menlu, sudah banyak negara yang menyatakan kesiapan mereka untuk turun tangan. Namun begitu, pemerintah punya keyakinan lain. Sugiono meyakini bahwa dengan kekuatan dalam negeri, masalah ini bisa diatasi.

"Saya kira, kita dengan semua kekuatan, tadi disampaikan bahwa ini adalah upaya bersama, saya yakin kita bisa menyelesaikan masalah ini," ujarnya lagi.

Di sisi lain, situasi di lapangan masih sangat memprihatinkan. Data terbaru dari BNPB per Kamis (4/12/2025) mencatat korban jiwa yang terus bertambah. Angkanya sungguh memilukan.

“Saya laporkan bahwa hingga sore ini untuk jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 836 jiwa,” jelas Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam sebuah konferensi pers.

Belum lagi mereka yang hilang, masih 518 orang. Sementara itu, gelombang pengungsian mencapai skala yang masif. Di Sumatera Barat, pengungsi tercatat 106.200 orang. Jauh lebih banyak di Sumatera Utara, yakni 538.000 warga. Puncaknya di Aceh, di mana sekitar 1,5 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Jadi, di tengah tawaran bantuan dari luar, pemerintah tampaknya memilih untuk mengerahkan semua sumber daya dalam negeri terlebih dahulu. Langkah yang berat, mengingat besarnya tantangan yang harus dihadapi di ketiga provinsi tersebut.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar