Dolar Amerika Serikat tertekan terhadap enam mata uang utama dunia pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat atau Kamis WIB. Pelemahan ini terjadi di tengah munculnya harapan baru bahwa Washington dan Teheran hampir mencapai kesepakatan damai.
Indeks dolar yang mengukur nilai greenback terhadap enam mata uang utama lainnya tercatat turun 0,43 persen menjadi 98,017. Pada saat yang sama, euro menguat menjadi 1,1748 dolar AS dari posisi sebelumnya 1,1700 dolar AS. Poundsterling Inggris juga mencatat kenaikan menjadi 1,3593 dolar AS dibandingkan 1,3551 dolar AS pada sesi sebelumnya.
Di kawasan Asia, dolar AS diperdagangkan pada level 156,45 yen Jepang, lebih rendah dari 157,88 yen pada sesi sebelumnya. Mata uang Negeri Paman Sam itu juga melemah terhadap franc Swiss menjadi 0,7790 dari 0,7827. Sementara itu, dolar AS justru menguat terhadap dolar Kanada menjadi 1,3636 dari 1,3618. Namun, pelemahan kembali terjadi terhadap krona Swedia yang berada di posisi 9,2339 dibandingkan 9,2598 pada perdagangan sebelumnya.
Para investor disebut-sebut mulai menghindari aset safe haven dolar AS dan beralih ke saham berisiko. Langkah ini dipicu oleh optimisme bahwa Washington dan Teheran hampir mencapai kesepakatan damai.
Menurut laporan Axios yang mengutip dua pejabat AS, Gedung Putih hampir menyepakati nota kesepahaman satu halaman dengan Iran untuk mengakhiri perang. Dokumen tersebut dikabarkan akan menjadi kerangka kerja bagi negosiasi nuklir yang lebih rinci. Washington memperkirakan Teheran akan memberikan tanggapan terhadap beberapa poin utama dalam waktu 48 jam ke depan.
Dalam kesepakatan potensial itu, Iran akan berkomitmen melakukan moratorium pengayaan nuklir. Sebagai imbalannya, AS setuju mencabut sanksi dan melepaskan miliaran dolar dana Iran yang saat ini dibekukan. Selain itu, penutupan jalur distribusi minyak mentah dunia di Selat Hormuz juga akan dicabut sehingga transit melalui jalur sempit tersebut dapat kembali berlangsung.
Wall Street Journal melaporkan bahwa proposal satu halaman tersebut menambahkan rencana 14 poin dan akan memberikan waktu satu bulan bagi kedua pihak untuk berunding guna mengakhiri perang.
Artikel Terkait
Kompolnas Diusulkan Masuk Majelis Hakim Etik Polri, Punya Kewenangan Investigasi dan Rekomendasi Mengikat
Kakorlantas Canangkan Ojol sebagai Mitra Strategis dan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas
154 Calon Haji Lombok Utara Diberangkatkan ke Makkah Melalui Kloter 13
Indonesia dan 12 Negara Kecam Serangan Israel ke Kapal Bantuan Kemanusiaan Gaza