Dari situ, Prabowo seolah menarik kesimpulan bahwa praktik demokrasi dan HAM kerap bersifat selektif, bahkan terkesan dibuat-buat.
"Jadi ya rupanya demokrasi, HAM itu sesuai selera. Kalau cocok sama selera mereka baru diributkan," imbuhnya, disambut riuh peserta acara.
Di sisi lain, Ketua Umum Partai Gerindra ini pun mengingatkan pentingnya kepercayaan diri sebagai bangsa. Indonesia, tegasnya, punya kekuatan dan jati diri yang harus dipegang teguh. Kita tidak boleh serta-merta didikte oleh kepentingan asing.
"Kita harus bangga dengan sejarah perjuangan bangsa kita sendiri," seru Prabowo.
Pesan penutupnya jelas: "Kita harus selalu percaya pada diri kita sendiri dan kita harus mencari solusi kita sendiri. Tidak bisa kita terlalu, terlalu, terlalu didikte atau diatur oleh bangsa lain."
Artikel Terkait
Dua Pemain Asing Persija Siap Bertarung Hingga Akhir untuk Kejar Puncak Klasemen
Warga Bekasi Diingatkan: Imsak Besok 04.31 WIB di Kabupaten, 04.32 WIB di Kota
Gubernur DKI Tegaskan Tak Ada Skrining Pendatang Pasca-Lebaran 2026
Menteri Kehutanan Sebut Percepatan Perhutanan Sosial di Lombok Arahan Langsung Presiden