Bahlil Kerahkan Segenap Upaya, Targetkan Listrik Sumut Pulih Total Jumat Ini

- Kamis, 04 Desember 2025 | 04:25 WIB
Bahlil Kerahkan Segenap Upaya, Targetkan Listrik Sumut Pulih Total Jumat Ini

Rapat darurat digelar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Sumatera Utara, Rabu kemarin. Tak sendirian, dia mengumpulkan Gubernur Sumut, Bupati Tapanuli Tengah, hingga pimpinan PLN dan Pertamina. Intinya satu: bagaimana caranya listrik yang padam segera kembali menyala.

Perintahnya datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Makanya, Bahlil menekankan target yang ketat. "Saya minta kepada PLN, Insyaallah hari Jumat semuanya clear," tegasnya usai rapat.

Dia berharap, Jumat malam nanti lampu-lampu di wilayah terdampak sudah bisa nyala normal lagi.

Memang, pekerjaan rumahnya tidak mudah. Sejumlah menara transmisi atau tower tumbang akibat cuaca ekstrem. Namun, progres perbaikan ternyata cukup menggembirakan. Jalur vital SUTT Tarutung-Sibolga, misalnya, sudah 70% selesai. Di sana, pembangunan tower darurat sedang dikebut untuk menggantikan tower yang roboh. Begitu pula dengan jalur SUTT Bireuen-Arun, yang progresnya mencapai 60%.

Optimisme itu punya dasar. Gardu Induk Sibolga di hilir dilaporkan sudah beroperasi penuh 100% sejak sehari sebelumnya. Artinya, begitu jaringan transmisi utama tersambung, aliran listrik bisa langsung dialirkan ke rumah-rumah warga.

Di sisi lain, data per Rabu siang menunjukkan pemulihan di tingkat distribusi terus berjalan. Sekitar 473 ribu pelanggan, atau 87% dari total yang terdampak, sudah menikmati listrik kembali. Beban listrik yang pulih juga sudah menyentuh angka 93,4%.

Tapi, bukan berarti masalah selesai. Masih ada sekitar 71 ribu pelanggan yang gelap gulita, tersebar di delapan wilayah termasuk Sibolga dan Padang Sidimpuan. Mereka inilah yang jadi prioritas berikutnya.

"Penyelesaian sisa pelanggan inilah yang harus dikejar melalui perbaikan menara transmisi pada pekan ini," ujar Bahlil.

Menghadapi tantangan teknis yang berat, dia memastikan semua sumber daya dikerahkan. Ini bentuk keseriusan menjalankan perintah presiden untuk menyelesaikan krisis dalam waktu seminggu. Sambil menunggu jaringan utama rampung, solusi darurat juga disiapkan.

Sebanyak 40 genset dan 200 lampu darurat sudah diserahkan ke Bupati Tapanuli Tengah untuk didistribusikan ke titik-titik yang paling kritis. "Nanti Bapak Bupati yang tahu di mana titik-titik yang akan dipakai," kata Bahlil.

Perhatian tak hanya pada listrik. Pasokan BBM dan gas elpiji juga jadi sorotan. Bahlil sudah minta Pertamina buka lima SPBU yang beroperasi 24 jam, dan untuk sementara menghapus aturan barcode agar warga lebih mudah mengakses bahan bakar.

Strategi distribusi LPG bahkan diubah total. Rute pasokan dialihkan dari Dumai ke Padang untuk menghindari ombak besar, didukung empat kapal khusus yang akan melayani Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Nias. Semua langkah ini diambil agar kehidupan warga bisa segera berjalan seperti sedia kala.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar