Gus Ipul Lantik 830 ASN, Perkuat Program Sekolah Rakyat untuk Putus Rantai Kemiskinan

- Rabu, 26 November 2025 | 20:12 WIB
Gus Ipul Lantik 830 ASN, Perkuat Program Sekolah Rakyat untuk Putus Rantai Kemiskinan

Gus Ipul lantas menyoroti mandat besar Sekolah Rakyat, yang merupakan bagian dari strategi nasional Presiden Prabowo untuk memutus mata rantai kemiskinan yang berlarut-larut antar generasi.

“Sekolah Rakyat hadir karena negara tidak rela ada anak yang ketinggalan. Tidak rela ada masa depan yang gelap hanya karena orang tuanya miskin,” ujarnya dengan nada prihatin sekaligus penuh tekad.

Pencapaiannya cukup signifikan. Hanya dalam kurun lima bulan, dari Juli hingga November 2025, Kemensos berhasil mendirikan 166 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Sebelumnya, Kemensos juga telah melantik 1.393 Guru PPPK Sekolah Rakyat pada Tahap 1A dan 1B. Sebagai bentuk apresiasi, para guru ini juga diberikan tunjangan profesi.

Gus Ipul kembali menegaskan bahwa misi seorang guru Sekolah Rakyat itu luas. Tugas mereka melampaui sekadar mengajar di depan kelas.

“Guru Sekolah Rakyat bukan hanya mengajar, tetapi penjaga harapan. Pejabat fungsional bukan hanya pelaksana administrasi, tetapi penopang tegaknya pelayanan sosial negara,” tegasnya sekali lagi.

Oleh karena itu, ia meminta semua pihak yang baru dilantik untuk bekerja dengan target jelas, standar profesional tinggi, dan tentu saja, hati yang tulus. Menutup sambutannya, Gus Ipul mengajak semua untuk menjadikan momen ini sebagai batu pijakan memperkuat layanan sosial dan pendidikan inklusif.

“Mari kita bangun Sekolah Rakyat sebagai ruang belajar yang aman, bebas perundungan, bebas kekerasan, dan penuh cinta. Semoga langkah kita membawa kebaikan dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Perasaan haru dan syukur diungkapkan oleh salah satu guru yang dilantik, Muji Nur Hidayah, yang berasal dari SRMA 13 Bekasi.

“Alhamdulillah, senang, bersyukur. Artinya perjuangan selama ini bukan titik batas pencapaian, tapi gerbang awal saya untuk mengabdi untuk negeri,” ujarnya.

"Terima kasih kepada Kementerian Sosial telah memenuhi hak-hak kami para guru. Semoga kami dapat menunaikan kewajiban sebaik mungkin," pungkas Muji.


Halaman:

Komentar

Tags