Bagaimana tidak, total SPK atau surat pemesanan kendaraan untuk Destinator di Indonesia sudah menembus angka 12.000 unit. Angka yang cukup fantastis untuk sebuah model baru. Akibatnya, mau tak mau proses produksi harus dipercepat untuk memotong masa tunggu yang membeludak.
"Masih tahap baru mulai di sekitar bulan Oktober atau November tahun ini. Saat ini sedang kita percepat (produksinya). Kita usahakan 12.000 unit Destinator bisa terkirim tahun ini," tegas Irwan.
Sebagai produk anyar Mitsubishi yang diluncurkan di GIIAS 2025, Destinator memang punya peran penting. Kehadirannya tak sekadar mengisi segmen SUV premium, tapi juga menjadi tulang punggung ekspor berikutnya setelah kesuksesan Xpander. Mobil ini dirancang khusus untuk memenuhi selera pasar di berbagai belahan dunia, mulai dari ASEAN, Asia Selatan, hingga Amerika Latin dan Afrika.
Bagi konsumen di Indonesia, Destinator bisa didapatkan dalam tiga pilihan varian: GLS, Exceed, dan Ultimate. Perjalanannya untuk ‘mendunia’ baru saja dimulai, sementara di tanah air, pertarungannya untuk memenuhi ribuan pesanan masih menjadi tantangan tersendiri.
Artikel Terkait
David da Silva Siap Tinggalkan Nostalgia, Bawa Malut United Serang Markas Persebaya
Ekonom UI: Defisit APBN 2025 Masih Aman, Bukan Sinyal Krisis
KPK Beberkan Pengembalian Rp 100 Miliar Terkait Kasus Kuota Haji
Kemnaker Tegaskan: Kabar Cairnya BSU 2026 Masih Hoaks, Waspada Penipuan!