Dibalik klaim tangguhnya, ada jantung hybrid bertenaga besar. Mesin 1.498 cc turbo 4-silinder, dikawinkan dengan dua motor listrik di depan dan belakang, menghasilkan tenaga gabungan yang gila-gilaan: 403 dk dan torsi 685 Nm. Tenaga itu disalurkan lewat transmisi DHT ke semua roda.
Cody membenarkan klaim performa itu.
Sepuluh konsumen yang hadir dalam seremoni itu mewakili 100 pembeli pertama. Sementara itu, total SPK yang berhasil dikumpulkan sejak peluncuran Juli hingga akhir November 2025 mencapai 200 unit. Angka yang cukup meyakinkan.
Di dalam kabin, kenyamanan ditawarkan lewat layar head unit 14,6 inci yang jadi pusat kendali. Belum lagi fitur keselamatan canggih ADAS yang meliputi Adaptive Cruise Control, peringatan tabrakan, bantuan lajur, dan deteksi blind spot. Lengkap, pokoknya.
Soal harga, BAIC BJ30 Hybrid dibanderol mulai Rp 529 juta untuk tipe RWD dan Rp 605 juta untuk varian 4x4 (OTR Jakarta). Harganya bersaing untuk segmennya, apalagi dengan segudang fitur dan klaim performa yang ditawarkan.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Insentif Rp570 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi 2025
Tiongkok Larang Drama Pendek Romansa CEO yang Pamer Harta
Pemulihan Pascabencana di Sumatera Dipercepat, Fokus pada Pendidikan dan Rumah Ibadah Jelang Ramadan
Pertamina Sediakan 654 Ribu Liter BBM Gratis untuk Logistik Banjir Bandang Sumatera