WASHINGTON - Donald Trump kembali mengklaim peran besarnya dalam meredakan ketegangan nuklir antara India dan Pakistan beberapa waktu lalu. Menurut Presiden AS itu, tidak ada pendahulunya yang mampu melakukan hal serupa.
Dengan gaya khasnya, Trump mengaku menggunakan ancaman tarif dagang besar-besaran untuk mencegah kedua negara berperang. "Saya sampaikan kepada mereka, tarif 350 persen jika Anda berperang," ujarnya seperti dikutip AFP, Jumat (21/11/2025).
Bukan main-main, dia bahkan mengancam akan memutus seluruh hubungan dagang AS dengan kedua negara jika konflik terus berlanjut. Meski sempat ditantang salah satu pihak, Trump bersikukuh dengan ancamannya.
Baginya, pendekatan ini mungkin tidak populer di New Delhi maupun Islamabad. Tapi yang penting, perang besar bisa dihindari.
Dan rupanya cara itu berhasil. Ketegangan mereda. Gencatan senjata akhirnya disepakati.
Artikel Terkait
Masjid Negara IKN Ditargetkan Siap Sambut Ramadan 1447 H
Prasetyo Hadi Tegaskan Anggaran Rp60 Triliun untuk Pascabencana Bukan Anggaran Mati
Bencana November 2025: 25 Desa di Aceh dan Sumut Terhapus dari Peta
Satgas Beri Peringatan Terakhir ke 20 Perusahaan Sawit dan Tambang Penunggak Denda