Jakarta - Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, mengungkapkan pembahasan serius dalam pertemuannya dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Pertemuan yang berlangsung selama dua setengah jam pada Jumat sore (21/11/2025) itu menyentuh berbagai persoalan kebangsaan yang mendasar.
Jimly, ketika dihubungi Jumat malam, menjelaskan bahwa diskusi mereka cukup intens. "Kami membicarakan banyak hal, mulai dari reformasi Polri hingga reformasi hukum dan peradilan," ujarnya. Topiknya ternyata tak berhenti di situ.
Menurutnya, pembicaraan bahkan merambah ke wilayah yang lebih luas. Mereka mendiskusikan kebutuhan mendesak untuk menata ulang sistem politik ketatanegaraan. Ini menjadi penting mengingat Indonesia sudah 27 tahun menjalani era Reformasi, tepatnya dari 1998 hingga 2025.
Artikel Terkait
Bank Woori Saudara Genjot Pertumbuhan Bisnis Lewat Strategi Kemitraan
China Larang Ekspor ke 20 Perusahaan Jepang, Sebut Ancaman Keamanan Nasional
Anthropic Tuduh Tiga Perusahaan AI China Curi Data untuk Latih Model
Indonesia dan Arm Jalin Kerja Sama Strategis untuk Kuasai Teknologi Desain Chip