Nah, kerja sama dengan KAI ternyata lebih luas lagi. PLN juga akan meningkatkan daya listrik untuk KRL Tanah Abang–Rangkasbitung. Efeknya signifikan banget. Headway yang sekarang mencapai 30 menit bakal dipangkas drastis jadi cuma 3–4 menit. Bayangkan itu.
"Karena keretanya juga sudah sangat penuh, sehingga perlu tambah daya," jelas Darmawan. Dengan kapasitas yang semakin padat, peningkatan daya memang jadi kebutuhan mendesak.
Dia menambahkan, langkah ini punya dua manfaat sekaligus. Pertama, efisiensi penggunaan BBM untuk moda transportasi kereta api. Kedua, tentu saja, bakal ada peningkatan penjualan listrik untuk PLN sendiri. Sebuah langkah win-win solution, bukan?
(Nur Ichsan Yuniarto)
Artikel Terkait
Dubes Iran Akui Kondisi Selat Hormuz Mirip Masa Perang, Kapal Pertamina Masih Tertahan
Stasiun JIS Ditargetkan Beroperasi Juni 2026, Dukung Lonjakan Pengguna KRL
Gapensi Proyeksikan Kenaikan Biaya Konstruksi hingga 8% Akibat Lonjakan Harga Energi
Prancis Resmi Tarik Seluruh Cadangan Emas dari New York ke Paris