Kolombia Amankan 17 Jet Tempur Gripen Senilai Rp71,2 Triliun
Pemerintah Kolombia secara resmi mengumumkan pembelian 17 unit jet tempur canggih Gripen dari produsen Swedia, Saab. Nilai kesepakatan pertahanan ini mencapai 4,3 miliar dolar AS atau setara dengan Rp71,2 triliun. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden Kolombia, Gustavo Petro, melalui saluran media sosialnya.
Presiden Petro menegaskan bahwa akuisisi jet tempur Gripen ini berfungsi sebagai alat pencegah. Tujuannya adalah untuk menjaga perdamaian dan melindungi kedaulatan Kolombia dari potensi agresi yang dapat datang dari mana pun di tengah situasi geopolitik global yang dinilai semakin tidak menentu.
Latar Belakang Ketegangan Geopolitik
Keputusan pembelian pesawat tempur ini tidak terlepas dari memanasnya hubungan diplomatik antara Kolombia dan Amerika Serikat. Presiden Petro terlibat dalam pernyataan saling tuduh dengan pemimpin AS, Donald Trump. Petro menuding bahwa pengerahan militer AS di kawasan Karibia memiliki motif tersembunyi untuk menguasai sumber daya minyak Venezuela dan menggoyang stabilitas kawasan Amerika Latin.
Artikel Terkait
ATR/BPN Terapkan WFH untuk ASN, Jamin Layanan Pertanahan Tetap Optimal
Canva Akuisisi Dua Startup untuk Perkuat AI dan Otomatisasi Pemasaran
BMKG Peringatkan Puncak Musim Kemarau Kering dan Risiko Karhutla Meningkat
Anthropic Pertimbangkan Rancang Chip AI Sendiri di Tengah Lonjakan Pendapatan