Di tengah suasana Perayaan Natal Nasional 2025 di Tenis Indoor Senayan, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato yang berlangsung hangat. Acara yang digelar Senin, 6 Januari 2026 itu, ternyata diselingi canda dan sedikit sindiran tajam.
Isu yang diangkat tak jauh dari program andalannya, Makan Bergizi Gratis atau MBG. Prabowo merespons tudingan sejumlah pihak yang menyebut program itu cuma alat politik untuk menyambut Pemilu 2029.
“Saudara-saudara, dan ada yang nuduh, Prabowo bikin MBG ini supaya nanti 2029 dia dipilih kembali,” ujarnya.
Suaranya terdengar sedikit kesal. “Selalu berpikir negatif.”
Namun begitu, ia dengan cepat mengalihkan nada. Prabowo menegaskan bahwa pilihan rakyat adalah hak mutlak masyarakat, sesuatu yang sepenuhnya di luar kendalinya. Semua bergantung pada kehendak yang di atas.
“Tapi kalau rakyat milih saya tahun 2029 apa masalah saya? Iya kan?” lanjutnya diselingi senyum. “Kalau Tuhan mengizinkan.”
Pernyataan itu sekaligus jadi refleksi pribadinya. Menurutnya, tanpa izin Tuhan, segala upaya tak akan pernah membuahkan hasil. “Kalau Tuhan tidak mengizinkan saya buat apa saja tidak akan terjadi, bener nggak?”
Artikel Terkait
Dokter Tifa Ungkap Enam Versi Ijazah Jokowi, Soroti Emboss Misterius dari Polda
PKS di Persimpangan: Ikut Arus Kekuasaan atau Teguh pada Prinsip?
Ahok Bongkar Motif di Balik Wacana Pilkada Lewat DPRD: Ini Pasar Gelap Politik!
Di Tengah Sorak Petani Karawang, Prabowo Sindir Elit yang Kerjanya Cuma Ngejek