MURIANETWORK.COM - Ekonom Anthony Budiawan dari Political Economy and Policy Studies (PEPS) angkat bicara soal penetapan Roy Suryo dan tujuh orang lain sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik mantan Presiden Joko Widodo. Isunya, ya soal ijazah palsu itu tadi.
Menurut Anthony, langkah hukum yang diambil justru menunjukkan Jokowi sedang dalam posisi yang tidak mudah. "Ini kayaknya upaya terakhir dari Jokowi," ujarnya. Tapi, dia juga menambahkan, langkah ini berisiko tinggi. "Yang ternyata juga sulit, karena ini akan menjadi bumerang buat dia sendiri," tandas Anthony dalam kanal YouTube Bambang Widjojanto, Selasa, 25 November 2025.
Di sisi lain, Anthony menilai kasus hukum ini tak bisa dipisahkan dari dinamika persidangan sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) yang masih terus berjalan sampai sekarang. "Apalagi kalau kita sudah ada persidangan di Komisi Informasi Pusat (KIP)," tambahnya.
Seperti diketahui, sengketa keaslian ijazah Jokowi memang sedang digugat di KIP. Pemohonnya, Leony, menggugat lima badan publik sekaligus: Universitas Gadjah Mada (UGM), KPU RI, KPU DKI Jakarta, KPU Surakarta, dan Polda Metro Jaya. Intinya, mereka meminta dokumen akademik Jokowi dibuka.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir