Profil Abdul Wahid: Gubernur Riau Terjaring OTT KPK Setelah 8 Bulan Dilantik
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi penangkapan Gubernur Riau, Abdul Wahid, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin 3 November 2025. Operasi ini menjaring sepuluh orang, termasuk gubernur yang baru menjabat delapan bulan tersebut.
Latar Belakang dan Pendidikan Abdul Wahid
Abdul Wahid lahir di Dusun Anak Peria, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada 21 November 1980. Sejak kecil, ia harus berjuang membantu keluarga setelah ayahnya meninggal saat Wahid berusia 10 tahun. Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri Sei Simbar dan MTs Sei Simbar sebelum melanjutkan ke Pondok Pesantren Ashhabul Yamin di Sumatera Barat.
Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam dari UIN Suska Riau pada 2004 dan menyelesaikan Magister Ilmu Politik di Universitas Riau pada 2021.
Karier Politik dan Organisasi
Abdul Wahid memulai karier politiknya dengan bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 2002. Ia meniti karier dari bawah dengan menjabat berbagai posisi di DPW PKB Riau sebelum akhirnya menjadi Ketua DPW PKB Riau sejak 2011.
Di dunia organisasi, Wahid aktif sebagai Wakil Ketua Tanfidziah PWNU Riau periode 2011-2017 dan Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia sejak 2016.
Perjalanan Menuju Kursi Gubernur
Karier legislatif Abdul Wahid dimulai sebagai anggota DPRD Riau periode 2009-2019. Ia kemudian terpilih sebagai anggota DPR RI dari Dapil Riau II pada 2019-2024. Pada Pilkada 2024, pasangan Abdul Wahid dan SF Hariyanto berhasil memenangkan pemilihan dengan 1.224.193 suara dan dilantik sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Riau periode 2025-2030.
OTT KPK dan Dugaan Korupsi
Operasi KPK yang menangkap Abdul Wahid diduga kuat berkaitan dengan dugaan korupsi di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Riau. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan operasi tersebut, sementara Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi penangkapan Gubernur Riau.
KPK menyatakan akan mengungkap konstruksi perkara secara lengkap setelah tim menyelesaikan pekerjaan lapangan. Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat baru delapan bulan Abdul Wahid menjabat sebagai gubernur.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor