Aku Mau Mangkal! Ucapan Terakhir Anti Puspita Sari yang Bongkar Modus Suami

- Jumat, 17 Oktober 2025 | 14:50 WIB
Aku Mau Mangkal! Ucapan Terakhir Anti Puspita Sari yang Bongkar Modus Suami

Percakapan Terakhir Anti Puspitasari dengan Suami Sebelum Tewas Dibunuh di Hotel Palembang

Kisah pilu kembali menyelimuti dunia hukum Indonesia. Anti Puspitasari (22), seorang ibu hamil yang bekerja sebagai kurir, ditemukan tewas mengenaskan di sebuah hotel di Palembang. Suaminya, Adi Rosadi (36), mengungkapkan percakapan mengharukan yang menjadi pamitan terakhir sang istri sebelum nyawanya direngut.

Pamitan Terakhir "Saya Mau Keluar Mangkal"

Dalam kenangannya yang menyedihkan, Adi Rosadi menceritakan momen terakhirnya bersama istri tercinta. Anti sempat mengantarnya ke tempat kerja di sebuah mal kawasan Palembang. Setibanya di tempat kerja sekitar pukul 15.00 WIB, Anti sempat duduk sebentar di kantor sebelum akhirnya pamit berangkat kerja sebagai kurir ShopeeFood pada pukul 16.00 WIB.

"Saya mau keluar mangkal," itulah ucapan terakhir Anti Puspitasari kepada suaminya, yang kini hanya menjadi kenangan pahit bagi Adi. Setelah pamitan itu, Adi tidak lagi mendapat kabar dari istrinya. Malangnya, kabar yang diterimanya justru berita meninggalnya Anti secara tragis di sebuah hotel. Sumber: tribunnews

Fakta Mengerikan Terungkap: Anti Ternyata Gabung Grup BO Online

Investigasi polisi mengungkap fakta mengejutkan yang tidak diketahui sang suami. Ternyata, Anti Puspitasari bergabung dalam grup media sosial open booking online atau open BO. Melalui grup inilah Anti berkenalan dengan Febrianto (22), terduga pelaku pembunuhan.

Keduanya disebutkan telah melakukan kesepakatan untuk check in hotel dengan bayaran Rp300 ribu untuk 2 kali berhubungan. Praktik prostitusi online ini berlangsung tanpa sepengetahuan Adi Rosadi sebagai suami. Febrianto berhasil ditangkap tim gabungan dari Jatanras Polda Sumsel dan Satreskrim Polrestabes Palembang di kawasan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin. Sumber: tribunnews

Kesedihan dan Kekecewaan Sang Suami

Adi Rosadi mengaku hancur hati sekaligus malu mengetahui kenyataan pahit tentang perilaku istrinya. "Saya tidak tahu harus bicara apa lagi. Rasa sakitnya masih terasa," kata Adi dengan suara bergetar.

Kekecewaannya semakin dalam karena mengetahui istri yang sedang hamil trimester pertama tewas dibunuh dengan keji. "Saya masih tidak percaya, apalagi setelah tahu pelaku tega membunuh istri saya yang sedang hamil." Meski demikian, Adi tetap menginginkan keadilan bagi mendiang istrinya. Sumber: tribunnews

Kronologi Pembunuhan Anti Puspitasari

Korban pertama kali ditemukan oleh pegawai hotel yang hendak mengecek kamar karena sudah waktunya check out pada Sabtu (11/10/2025). Pintu kamar terkunci dari dalam, sehingga petugas harus menggunakan kunci duplikat untuk membukanya.

Rekaman CCTV menunjukkan Anti check in hotel bersama seorang pria pada Jumat (10/10/2025) pukul 16.00 WIB. Pria tersebut terlihat mengenakan sweater dan masker yang diselipkan di dagu, sementara Anti memakai hijab pink dan rok. Sumber: tribunnews

Hasil Ekshumasi Ungkap Penyebab Kematian

Proses ekshumasi (penggalian kembali jenazah) dilakukan untuk kepentingan penyelidikan. Hasil autopsi mengungkap korban meninggal akibat kekurangan oksigen dan adanya pukulan benda tumpul di bagian leher.

Menurut Kasat Reskrim Polresabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, "Korban meninggal dunia akibat lemas kurang oksigen, akibat sumbatan jalan napas atas, dan juga ada pukulan benda tumpul di bagian leher korban." Korban diketahui sedang hamil trimester pertama, sekitar 1-2 bulan kehamilan. Sumber: tribunnews

Proses Penemuan Jenazah

Kronologi penemuan jenazah dimulai ketika pegawai hotel mengetuk kamar pada Sabtu (11/10/2025) sekitar pukul 11.30 WIB untuk memberitahu batas check out. Karena tidak ada respon, petugas mematikan saklar listrik kamar dengan harapan penghuni keluar karena kepanasan.

Ketika tetap tidak ada respon hingga pukul 14.00 WIB, petugas akhirnya membuka pintu dengan kunci duplikat dan menemukan korban tergeletak di lantai dengan kondisi tertutup selimut. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 8 saksi untuk mengungkap kasus pembunuhan ini. Sumber: tribunnews

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar