tulis Luna Maya.
Komentar lain pun berdatangan. “Mantap pak gub, hukum seberat beratnya,” tulis seorang netizen. Yang lain menambahkan, “Semoga di penjarakan lama dan penjualan bebas senapan angin segera di hentikan.”
Lantas, bagaimana tindak lanjutnya? Menurut Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, pihak kepolisian sudah bergerak. Mereka telah mengamankan lima orang yang diduga kuat sebagai pelaku dalam rekaman video itu. Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan intensif.
"Kami sesuai apa yang kami dapat informasinya, terus kami langsung lakukan penyelidikan-penyelidikan. Tadi malam sudah kami amankan lima orang,"
jelas Rudi di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (27/1).
"Kami proseslah. Kami kenakan undang-undang lingkungan hidup dan sebagainya,"
tandasnya.
Dari penyelidikan sementara, luka pada macan tutul itu memang diduga akibat tembakan. Rudi menegaskan, perlindungan ekosistem dan satwa langka harus jadi perhatian semua pihak. Agar tragedi seperti ini tidak terulang di kemudian hari.
"Yang penting adalah ke depannya bagaimana ini tetap terlestari, terjaga, dan tidak ada lagi yang mengganggu ekosistem,"
pungkasnya.
Artikel Terkait
Imlek 2026: Tanggal, Tradisi, dan Pantangan yang Perlu Diketahui
Polisi Beri Motor ke Pedagang Es Gabus Usai Tudingan Spons yang Keliru
Lebih dari Sekadar Rasa Manis: Filosofi Tersembunyi di Balik Kue Keranjang Imlek
Purbaya Santai Hadapi Peringatan: Saya Tak Pernah Terima Duit