Banjir Aceh Berkah Tak Terduga: Emas dan Solar Muncul Usai Air Surut

- Minggu, 21 Desember 2025 | 14:00 WIB
Banjir Aceh Berkah Tak Terduga: Emas dan Solar Muncul Usai Air Surut

MURIANETWORK.COM - Banjir di Aceh biasanya meninggalkan duka dan kerusakan. Tapi kali ini, ceritanya agak lain. Pasca air surut, warga justru dibuat heboh oleh temuan tak terduga: butiran emas dan solar yang muncul begitu saja.

Dari video yang beredar, suasana di sejumlah lokasi lebih mirip area tambang tradisional. Bukan lagi lumpur yang dikeruk, melainkan tanah dan pasir yang didulang dengan penuh harap. Mereka pakai apa saja yang ada: kuali, wajan, bahkan peralatan dapur lain. Tujuannya satu: mengumpulkan butiran-butiran kecil berkilau yang diyakini sebagai emas.

Hebohnya, emas ini tak cuma ditemukan di aliran sungai. Di Gampong Seuradeuk, Kecamatan Woyla Timur, Aceh Barat, seorang warga malah menemukannya di halaman rumah sendiri. Itu terjadi Jumat lalu, tanggal 19 Desember, saat mereka gotong royong membersihkan puing banjir.

"Lihat ada benda kecil berkilau di tanah basah. Setelah diambil dan dilihat-lihat, kami yakin itu emas. Langsung saja kami saring dan cari lagi pakai alat seadanya,"

Demam emas ini ternyata menular. Tak hanya di Seuradeuk, kabar serupa datang dari Tungkal Ilir Banyuasin. Bahkan, gelombang kehebohan sampai merambat ke Desa Garoga di Tapanuli Tengah. Begitu kabar emas terbawa banjir terdengar, warga berbondong-bondong turun ke lokasi. Suasana duka pasca bencana pun berubah jadi semacam 'demam emas' dadakan.

Memang, Aceh bukan daerah asing untuk tambang. Catatan tahun 2024 menyebutkan, ada area konsesi tambang yang luasnya mencapai 8.107 hektar. Areanya tersebar dari Aceh Barat, Nagan Raya, Pidie, sampai Aceh Jaya dan Aceh Besar. Jadi, mungkin saja material berharga itu terbawa arus dari lokasi-lokasi tersebut.

Namun begitu, kejutan belum berakhir. Di Aceh Timur, fenomena lain yang tak kalah aneh terjadi. Bukan emas, melainkan solar yang tiba-tiba muncul dari dalam tanah. Cairan itu merembes keluar dari celah-celah bumi pascabanjir, menggenang, dan mengeluarkan bau menyengat khas bahan bakar.

Warga yang penasaran awalnya mengira itu genangan air biasa. Tapi baunya lain. Setelah dicermati, ternyata itu solar murni. Mereka pun spontan bereaksi, mengumpulkannya dengan gelas air mineral bekas. Cukup mengejutkan, melihat cairan itu keluar sendiri dari tanah seperti sumber mata air yang salah kandungan.

"Setelah banjir dan rugi, tiba-tiba dapat 'rejeki' nomplok begini. Kampung jadi ramai sekali orang datang,"

Kabar penemuan solar itu menyebar cepat. Hanya dalam hitungan jam, lokasi tersebut dipadati warga yang ingin mengamankan cairan yang diduga solar tersebut. Sebuah pemandangan yang mungkin jarang terulang, di tengah nestapa musibah banjir yang melanda.

Komentar