BYD Racco EV Siap Guncang Pasar Kei Car Jepang, Debut Pertama di 2026
Kehadiran BYD Racco EV menjadi ancaman serius bagi pemain lama Jepang seperti Honda N-One dan Nissan Sakura di pasar mobil mungil atau kei car. Pabrikan otomotif asal Tiongkok ini mengambil langkah strategis dengan merancang model khusus untuk pasar internasional, dan memilih Jepang sebagai lokasi debut pertamanya.
Desain Fungsional Khas Kei Car dengan Sentuhan Futuristik
BYD Racco EV menghadirkan tampilan klasik kei car dengan bodi yang kotak, tegak, dan sangat fungsional. Mobil ini dilengkapi dengan pintu geser belakang yang meningkatkan kepraktisan. Dimensinya mematuhi regulasi ketat kei car Jepang: panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm.
Yang membedakannya adalah interiornya yang modern. Kabin BYD Racco EV dilengkapi dengan panel instrumen digital dan layar hiburan berukuran besar, fitur yang masih jarang ditemui pada mobil pesaing di segmen yang sama. Tata letak empat kursinya diatur secara efisien untuk menawarkan ruang yang lega tanpa mengorbankan sifat compact-nya.
Spesifikasi dan Daya Jelajah BYD Racco EV
Spesifikasi mesin BYD Racco EV belum diumumkan secara resmi. Sesuai dengan peraturan kei car, tenaga yang dihasilkan kemungkinan dibatasi sekitar 47 kW. Untuk sumber tenaga, BYD akan menyediakan dua varian baterai lithium iron phosphate 'Blade' pilihannya, yaitu versi untuk jarak pendek dan jarak jauh.
Estimasi daya jelajah mobil listrik ini bisa mencapai 180 km berdasarkan standar WLTP. Angka ini membuatnya setara dengan kompetitor lokal terkemuka seperti Mitsubishi eK X EV dan Nissan Sakura.
BYD Racco EV dijadwalkan akan mulai dijual secara resmi di pasar Jepang pada pertengahan tahun 2026. Kehadirannya diprediksi akan memanaskan persaingan di segmen mobil listrik mungil negara tersebut.
Artikel Terkait
Jetour G700 Seberangi Sungai Ekstrem Sepanjang 1,2 Kilometer dalam 10 Menit, Cetak Tiga Rekor Sekaligus
Kemenperin Yakin Aturan Pajak Baru Tak Akan Ganggu Penjualan Mobil Listrik
Nissan Akan Hentikan Produksi 11 Model, Fokus pada Kendaraan Laris
Pangsa Pasar Hyundai Indonesia Melonjak Jadi 2,8% di Kuartal I 2026